MAROS – Perhelatan akbar Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-34 Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan yang digelar pada 12–18 April 2026 di Kabupaten Maros mendapat dukungan luas dari berbagai elemen masyarakat, termasuk Dewan Pimpinan Cabang (DPC) APDESI Merah Putih Maros.
Adapun tema yang diusung dalam kegiatan ini, “Al-Qur’an Berdampak Menuju Umat Masa Depan”.
Ketua DPC APDESI Merah Putih Maros, Lenni Marlina menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas terselenggaranya kegiatan religius tahunan tersebut.
Ia menilai, MTQ bukan sekadar ajang perlombaan membaca Al-Qur’an, melainkan momentum strategis untuk memperkuat nilai-nilai keislaman dalam kehidupan bermasyarakat.
“MTQ ini adalah bentuk nyata syiar Islam yang harus kita dukung bersama. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi wadah untuk membentuk generasi Qur’ani yang tidak hanya fasih membaca, tetapi juga mampu mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,”ujarnya.
Ia menegaskan, bahwa Al-Qur’an harus menjadi pedoman utama dalam menghadapi berbagai tantangan zaman, termasuk perkembangan teknologi, sosial dan budaya.
Sebagai organisasi yang menaungi pemerintah desa, APDESI Merah Putih Maros juga berkomitmen untuk terus mendorong pembinaan keagamaan di tingkat desa.
Lenni menilai pembangunan sumber daya manusia berbasis nilai-nilai spiritual menjadi fondasi penting dalam menciptakan masyarakat yang berkarakter, berakhlak dan berdaya saing.
“Desa adalah garda terdepan dalam membentuk karakter masyarakat. Jika nilai-nilai Al-Qur’an tertanam kuat di desa, maka kita optimis masa depan umat akan lebih baik, lebih beradab dan lebih sejahtera,”tambahnya.
Ia juga mengapresiasi Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Pemerintah Kabupaten Maros sebagai tuan rumah yang telah mempersiapkan pelaksanaan MTQ dengan baik.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Maros dan Pemprov Sulawesi Selatan atas kesiapannya menunjukkan keseriusan dalam menyukseskan kegiatan keagamaan berskala besar seperti ini Maros,”ucap Kepala Desa Sudirman, Lenni Marlina.
Selain menjadi ajang kompetisi, MTQ ke-34 ini diharapkan mampu mempererat ukhuwah islamiyah antar daerah di Sulawesi Selatan. Ribuan peserta dari berbagai kabupaten/kota turut ambil bagian, membawa semangat persatuan dalam bingkai nilai-nilai Al-Qur’an.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi aktif menyukseskan kegiatan ini, baik sebagai peserta, panitia maupun pendukung,”katanya.
Ia menegaskan, bahwa keberhasilan MTQ tidak hanya diukur dari kelancaran acara, tetapi juga dari dampak positif yang ditinggalkan bagi masyarakat.
“Semoga MTQ ini tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi benar-benar melahirkan generasi yang cinta Al-Qur’an, menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup, dan mampu membawa perubahan positif bagi bangsa dan daerah,”tutupnya.
Dengan semangat kebersamaan dan nilai-nilai Qur’ani yang terus digaungkan, pelaksanaan MTQ ke-34 di Maros diharapkan menjadi tonggak penting dalam membangun umat yang beriman, berilmu dan berakhlak mulia menuju masa depan yang lebih baik.(*)






