PANGKEP – Ketua TP PKK Kabupaten Pangkep, Nurlita Wulan Purnama, didampingi Kepala Dinas PMD Pangkep serta sejumlah pengurus PKK, memantau langsung pelaksanaan Posyandu Era Baru di Desa Pitue, Rabu, 29 April 2026.
Kegiatan ini bertepatan dengan Hari Posyandu Nasional yang jatuh pada 29 April. Pemerintah Kabupaten Pangkep menggelar Posyandu Era Baru secara serentak di 103 desa dan kelurahan, menghadirkan layanan terpadu yang tidak hanya berfokus pada kesehatan, tetapi juga mencakup enam Standar Pelayanan Minimal (SPM).
Dalam keterangannya, Nurlita menegaskan bahwa Posyandu Era Baru kini menjadi pusat pelayanan masyarakat lintas sektor. Enam SPM yang diintegrasikan meliputi kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum (Linmas), serta sosial.
“Seluruh keluhan masyarakat terkait enam bidang tadi bisa tercover dalam satu Posyandu di setiap desa,” ujarnya.
Ia menambahkan, TP PKK memiliki peran aktif dalam pembinaan dan sosialisasi enam SPM. Keterlibatan pemerintah desa bersama PKK sangat diperlukan agar masyarakat mengetahui layanan yang tersedia dan dapat menyampaikan aspirasi.
“Aspirasi masyarakat itu diharapkan dapat dibawa ke forum Musrenbang untuk ditindaklanjuti dalam program pembangunan desa,” tambahnya.
Kepala Desa Pitue, Muhammad Nasrul Munir, menjelaskan pihaknya menghadirkan nuansa estetik agar masyarakat tertarik datang ke Posyandu. Menurutnya, inovasi yang kreatif mampu mendorong partisipasi warga.
“Masyarakat tidak hanya datang untuk pemeriksaan kesehatan dan penimbangan. Tetapi mereka juga hadir membawa berbagai keluhan, termasuk terkait BPJS, akses jalan, dan pelayanan dasar lainnya,” jelasnya.
Posyandu Era Baru di Pangkep menjadi momentum penting untuk memperkuat pelayanan publik berbasis desa. Dengan konsep terpadu, pemerintah berharap seluruh kebutuhan dasar masyarakat dapat dijawab melalui satu pintu pelayanan, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah desa, PKK, dan masyarakat.(*)






