Peringati HKN, Bupati Majene Serahkan Sejumlah Penghargaan ke ASN

KILASSULAWESI.COM,MAJENE—Seperti biasanya setiap tanggal 17 bulan berjalan pihak pemkab Majene secara rutin melaksanakan Hari Kesadaran Nasional (HKN). Kali ini tepatnya Kamis, 17 Oktober 2019 kembali dilaksanakan upacara HKN di halaman kantor Bupati Majene dan sebagai OPD penyelenggara atau petugas HKN adalah Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Majene.

Sementara sebagai Pembina upacara adalah Bupati Majene, H Fahmi Massiara yang dihadiri seluruh pimpinan OPD beserta staf. Dalam upacara HKN kali ini bupati cukup
mengapreasi beberapa reward yang telah Pemkab Majene terima ataupun beberapa program yang terus berjalan secara berkesinambungan.

“Saya mulai dari paket sembako, perlu saya sampaikan bahwa Sembako yang dikelolah oleh Bulog selama ini, orang agak riskan untuk belanja di Bulog, karena pada saat itu Bulog sedianya hanya menghandle ketahanan pangan dan stabilisasi harga di pasar. Sehingga pada saat harga beranjak naik, maka Bulog dapat berada ditengah untuk melakukan penetralan harga. Sekarang ini dengan paradigam baru, Bulog dapat melakukan penjualan langsung kepada kostumer atau para ASN dan tentu harganya lebih rendah jika dibanding harga pasaran terkait Sembako,”pungkasnya.

Selain itu lanjut Fahmi menyebutkan, terkait pengelolaan keuangan, Pemkab Majene sudah berturut- turut mulai dari Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) keempat kalinya yang sudah diserahkan beberapa hari lalu di Mamuju. Ini yang harus dipertahankan dan terus semakin ditingkatkan. Sehingga dari sini diharapkan semua pihak harus selalu membangun sinergitas bersama, tidak boleh ada yang sepenggal -sepenggal. Seperti bila ada pekerjaan yang sudah selesai, maka yang lainnya juga harus turut serta selesai.

“Saya beri contoh di Disdikpora, di sana banyak organ -organnya, mulai dari sekolah, UPTD dan sebaigainya. Sehingga untuk penginputan tidak bisa dilakukan bila semua sekolah tersebut belum rampung masuk laporannya secara keseluruhan. Sebab, merupakan menjadi satu laporan yang utuh,” sebut Fahmi.

Termasuk kata dia, sekarang ini tetap melakukan optimalisasi dengan melakukan intensitas dalam mengejar semua itu dan selalu harus berkolaborasi dengan baik. Tentu dalam hal ini yang terkait adalah pihak Badan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) yang terus menerus terjangkau dan terhubung ke semua OPD lainnya. Serta juga terhadap pengelolaan Dana Desa (DD), karena DD ini ditransfer langsung dari Pusat untuk pengelolaannya dan desa juga mengelolah secara otonomi. Karena itu, kepada PMD sudah menunjukkan kinerjanya, dengan berhasilnya mengelolah DD terbaik se Provinsi Sulbar. Hal ini perlu disampaikan langsung ke desa, bahwa Kabupaten Majene adalah yang terbaik pengelolaan dana desanya. Tetapi, dengan ini semua jangan juga berpangku tangan atau lengah dan tadak melakukan progres secara baik untuk waktu yang akan datang. Demikian juga pengelolaan dana DAK serta pengelolaan keuangan lainnya harus tetap mengacu kepada aturan yang ada, sehingga menghasilkan yang terbaik.

Dari upacara HKN ini banyak bantuan diserahkan kepada OPD terkait seperti telah diserahkan juga kendaraan operasional roda empat dan roda dua kepada Dinas Koperasi, UKM, Perdagrin, yang akan digunakan untuk pelayanan kepada pelaku usaha tentang Tera, Tera ulang alat ukur bukan Terjana dan kendaraan ini bisa digunakan menjangkau sampai ke daerah terpencil dipegunungan, bantuan rumah khusus nelayan yang merupakan adalah bantuan dari Dirjen Penyediaaan Perumahan Kementerian PU-PR RI, yang dibangun sebanyak 50 unit di Desa Limbua Kecamatan Sendana untuk para nelayan yang tidak memilki rumah dan dianggap tidak mampu. Selanjutnya ada juga World Clean Up Day, ini ada Apreseasi dan penghargaan yang telah diberikan kepada Pemkab Majene.

“Saya sampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah dilaksanakan secara serentak di semua kecamatan yang ada di Majene, dalam rangka memperingati Hari Bersih se Dunia, dan dari WCD. Ini sendiri selaku motor penggerak dan alhamdulillah dapat bersinergi dengan pemerintah, saya harap tidak akan berhenti sampai disini saja, namun tetap berlanjut terus,” harapnya.

Dari HKN ini masih banyak penghargaan lainnya yang diserahkan termasuk kepada Kelompok Kadarkum Satu Hati dan ini adalah representase dari SDM di daerah serta mengenai Cabor Atletik, yang mana kemarin pada saat lomba lari marathon AIM Cup, Kabupaten Majene ternyata mendominasi juaranya, inilah bukti kepiawaian dari para atlit yang ada di Majene. Terakhir adalah kerjasama dengan KPK terkait dengan pengadaan alat MPOS di Warung, Café dan Hotel. Hasilnya cukup bagus dari laporan yang masuk Kabupaten Majene menunjukan trend yang meningkat dan baik. (edy/ade)

Pos terkait