PAREPOS. CO. ID, MAJENE–Seperti biasanya setiap tahun pemerintah kabupaten Majene selalu memperingati korban pembantaian 40.000 jiwa warga Mandar di Galung Lombok Kabupaten Polman.
Berdasarkan release yang disampaikan bagian protokol dan komunikasi pimpinan setda Majene melalui Kasubag domumentasi, Anugrawati menyebutkan, sebelumnya pemkab Majene bersama dengan jajarannya juga telah melakukan rapat persiapan acara mengenang peristiwa pembantaian galung lombok 1 Februari 1947 silam.
Rapat tersebut berlangsung di ruang rapat Sekda Majene, Kamis, 30 Januari 2020 yang dihadiri oleh Sekda Majene, Andi Achmad Syukri, Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Majene beserta staf, Kabag Organisasi Muh Afiat Mulwan, Kabag Protokol dan Komunikasi pimpinan Abdul Watif Muchtar, tokoh masyarakat Drs. H. Sagaaf Katta, Para Panitia serta undangan lainnya.
Sehingga tepatnya besok Sabtu 1 Februari 2020 rombongan pemkab Majene akan melakukan ziarah ke Makam Korban 40.000 Jiwa di Tugu Peringatan Korban 40.000 Jiwa Galung Lombok Kabupaten Polman.
Dengan berpakaian Sutra Corak Mandar
rombongan yang akan dipimpin langsung Bupati Majene Fahmi Massiara akan berangkat dari rumah jabatan Bupati Majene menuju Galung Lombok tepat pukul 08.30 wita pagi. (edy)






