KILASSULAWESI.COM, MAROS – Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) Kecamatan Turikale, Kabupaten Maros, bergerak cepat melakukan inspeksi mendadak (Sidak) terhadap sejumlah Warung Kopi (Warkop) yang berada di Kecamatan Turikale.
Hal itu mereka laksanakan lantaran salah satu warganya yang terkonfirmasi positif Covid-19 sempat nongkrong di salah satu warung kopi yang berada di pusat kota Kabupaten Maros.
“Kami sudah mendapatkan informasi dari hasil penelusuran tim covid-19 Kecamatan Turikale, bahwa pasien ini terakhir kontak dengan aktifitas masyarakat itu sebelum ramadan dan hasilnya baru keluar tadi setelah terkonfirmasi dari RS positif. Informasi yang kami dapat itu, pasien ini sering bergaul di warkop,” ujar Ketua Tim Penanganan Covid-19 Turikale, Andi Zulkifli RA.
Zulkifli juga telah melakukan identifikasi beberapa warganya yang sering kontak langsung dengan warga yang terkonfirmasi positif tersebut dan diminta untuk melaksanakan isolasi mandiri serta akan diminta kesediaannya untuk menjalani rapid test.
“Kami telah melakukan assesment terhadap titik aktifitas, salah satu pasien ini memang sempat bergaul di beberapa tempat dan kami juga sudah mengidentifikasi beberapa warga sekitarnya, mudah-mudahan kita dapat segera melakukan test awal,” katanya.
Camat Turikale itu melanjutkan, jika pihaknya bersama personil Polsek Turikale, Koramil Lau, PolPP dan di backup dari Jatanras Polres Maros dan Kodim 1422 Maros, langsung terjun ke beberapa titik lokasi warkop untuk mengingatkan kembali pemilik warkop agar mengikuti imbauan yang sudah dikeluarkan pemerintah untuk tidak melayani makan dan minum di tempat serta tetap menjalankan protokoler kesehatan.
“Kami tetap menjalankan pencegahan, yang kami lakukan bersama TNI-Polri ini mengimbau kepada pemilik warkop untuk tetap menjalankan protokoler kesehatan dan mengikuti imbauan bapak Bupati Maros, Hatta Rahman, untuk ikut dalam upaya pemerintah memutuskan matarantai penyebaran Covid-19 ” jelas Andi Riris, sapaan akrab Zulkifli.
“Besok kami akan melakukan penyemprotan disinfektan di lokasi yang kami duga sering dikunjungi oleh yang bersangkutan,” tambahnya.
Sebelumnya juru bicara Covid-19 Maros, dr. Syarifuddin, merilis update kasus Covid-19 di Kabupaten Maros pada Jumat 1 Mei 2020 pukul 18.00 WITA. “Laporan tambahan kasus Covid-19 hari ini terkonfirmasi positif satu orang, jenis kelamin Laki-laki berusia 32 tahun, dengan alamat Jl. Jend. Sudirman Kelurahan Pettuadae, Kec. Turikale,” ujarnya.
Hingga saat ini, pasien positif korona di Maros mencapai 30 orang, dengan rincian 10 orang dinyatakan sembuh, 3 orang dirawat, 16 orang isolasi mandiri dan 1 orang meninggal. Sementara untuk pasien dalam pengawasan (PDP) berjumlah 17 kasus dan orang dalam pemantauan (PDP) sebanyak 186 kasus.(tip)






