Pemkab Soppeng Salurkan Paket Bansos Sembako Covid- 19

KILASSULAWESI.COM, SOPPENG — Pemerintah Kabupaten Soppeng melalui Dinas Sosial melaunching Program Jaring Pengaman Sosial Paket Bantuan Sosial Sembako bagi masyarakat terdampak Coronavirus Disease (Covid-19). Peluncuran program tersebut, ditandai penyerahan bantuan paket sembako secara simbolis oleh Bupati Soppeng H Andi Kaswadi Razak, di gedung pertemuan masyarakat Soppeng, Jumat 1 Mei, kemarin.
Bupati Soppeng, Andi Kaswadi Razak dalam sambutannya meminta dengan hormat kepada para tokoh agama, masyarakat dan seluruh lapisan masyarakat bersatu dalam melawan Covid-19. Lanjut dikatakan, dalam menghadapi situasi seperti ini butuh suatu kebersamaan. Tidak bisa kita beranggapan bahwa segala  sesuatunya adalah kehendak Allah SWT, tapi kita diwajibkan untuk berusaha, harus kerja, dan kita harus sama-sama selamat.
Untuk itu, lanjut Andi Kaswadi, tolong disampaikan kepada masyarakat minimal keluarga. Pemkab Soppeng telah melakukan berbagai upaya termasuk sosialisasi. “Kami berharap agar masyarakat menyadari dengan situasi ini, dan bagi yang tidak sadar maafkan kami,  akan kami tindak tegas demi keselamatan kita semua,” kata Andi Kaswadi.
Andi Kaswadi katakan, mungkin di Soppeng ribuan warga akan kita lakukan pemeriksaan swab, karena saya ingin masyarakat Soppeng bebas dari Covid-19. Walaupun konsekuensinya banyak tantangan dan hambatan yang kita harus hadapi. Namun kami Harus tegas demi menyelamatkan masyarakat Soppeng dari Covid 19 ini.
“Oleh karena itu, patut kita syukuri, alat swab PCR yang mampu mendeteksi masyarakat yang terjangkit Covid-19 sudah kita miliki. Belum ada daerah lain yang miliki selain daerah kita. Untuk memberikan rasa aman jaminan keselamatan itu yang harus dihadirkan. Walaupun biayanya besar demi menyelamatkan masyarakat Soppeng,” tambah Andi Kaswadi.
Sementara itu, Kadis Sosial Soppeng Andi Sumangerukka Syahrazad mengatakan, bantuan paket sembako tersebut bersumber dari APBD Soppeng sebanyak 1.500 paket dan APBD Provinsi Sulsel sebanyak 700 paket. Adapun yang mendapatkan Bansos paket  sembako, guru mengaji 1.354 KK, petugas kebersihan 152 KK, rokoh agama (Ulama/ Pendeta) 98 KK, Imam Mesjid 451 KK, ODP dan PDP 59 KK. (wis)

Pos terkait