PAREPARE – Kapolres Parepare, AKBP Indra Waspada Yudha, menegaskan perlunya pembenahan kinerja Humas Polres Parepare dalam agenda silaturahmi bersama puluhan awak media. Ia menekankan bahwa humas harus menjadi jalur komunikasi yang detail dan terbuka, agar informasi sekecil apapun bisa tersampaikan dengan baik.
“Sekecil apapun informasi bisa kita sharing di situ. Jangan sampai hal kecil jadi besar karena tidak tersampaikan dengan baik,” ujar Indra. Ia juga mengkritisi pola unggahan media sosial Polres yang terlalu sering menampilkan Kapolres, padahal menurutnya lebih baik menonjolkan aktivitas anggota di lapangan. “Saya lebih suka dipajang itu anggota yang sedang mengatur lalu lintas atau berjaga. Itu yang menunjukkan kerja nyata Polres,” tegasnya, Senin, 15 Juni 2026.
Kapolres menambahkan, media sosial Polres masih dalam tahap perubahan dan pembelajaran. Ia berjanji akan melakukan modifikasi agar konten lebih relevan dan informatif. “Saya pernah temukan satu kegiatan diunggah berkali-kali dengan banyak gambar, padahal cukup satu saja. Ini perlu latihan dan pengetahuan lebih dalam,” jelasnya.
Selain menyoroti humas, Kapolres juga menyinggung fenomena ‘Pak Ogah’ yang masih terlihat mengatur lalu lintas di beberapa perempatan jalan. “Soal Pak Ogah, nanti kita akan cek dan koordinasi dengan Satpol PP agar bisa dilakukan pembinaan,” ungkapnya.
Indra menutup dengan komitmen bahwa humas Polres akan terus berbenah, sementara fenomena sosial seperti Pak Ogah akan ditangani melalui koordinasi lintas instansi. “Media sosial harus bekerja sebagaimana mestinya memberikan informasi yang jelas, bukan sekadar pajangan,” pungkasnya.






