Gempa Bumi Kekuatan 5,9 SR Guncang Majene, Getaran Terasa di Sidrap

KILASSULAWESI.COM, SIDRAP — Gempa bumi berkekuatan 5,9 Skala Richter (SR) mengguncang Majene, Sulawesi Barat (Sulbar). Namun, sejumlah warga di Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan juga merasakan getaran gempa bumi itu.

“Saya tadi ngopi di depan Polres Sidrap bersama teman pukul 14.00 wita. Namun tiba-tiba kami merasakan getaran gempa. Karena getarannya ringan, tidak berdampak apa-apa,” kata Purmadi, Kamis 14 Januari.

Bacaan Lainnya

Penghuni rumah susun sederhana sewa (Rusunawa), Aras juga merasakan getaran gempa. “Getaran gempa yang kedua cukup keras. Air aquarium bergoyang nyaris tumpah. Kami semua lari keluar dari rusun,” kata Aras.

Sekadar diketahui, Gempa berkekuatan 5,9 magnitudo mengguncang Majene, Sulawesi Barat, dan sekitarnya pada Kamis 14, Januari, sekitar 14.35 Wita.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis, gempa ini berpusat di 4 kilometer barat laut Majene. Menurut BMKG, gempa ini tak berpotensi tsunami.

BNPB

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB,Dr. Raditya Jati menjelaskan, gempa dengan kedalaman 10 km ini tidak memicu terjadinya tsunami. Melihat analisis peta guncangan dengan skala MMI atau Modified Mercalli Intensity, gempa M5,9 memicu kekuatan guncangan IV MMI di Mamuju, III – IV MMI di Majene, Mamuju Utara, Majuju Tengah, III MMI di Toraja, Mamasa, II – III MMI di Pinrang, Pare-pare, Wajo, Polewali Mandar, Tanah Grogot, II MMI di Balikpapan.

Skala Mercalli tersebut merupakan satuan untuk mengukur kekuatan gempa. Deskripsi BMKG pada skala IV MMI menunjukkan pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, di luar oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela dan pintu berderik serta dinding berbunyi. Skala III MMI menunjukkan adanya getaran dirasakan nyata di dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu. Sedangkan II MMI, ini menunjukkan adanya getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

BNPB melakukan koordinasi dengan BPBD Kabupaten Majene untuk memonitor kondisi pascagempa. Hingga kini belum ada laporan dari BPBD setempat mengenai dampak akibat gempa yang terjadi pada siang tadi. (ami/B)

Pos terkait