Keluarga Syok, Ternyata Istri Ade Armando Bukan Sembarangan

Ade Armando saat dijenguk sejumlah kerabat

JAKARTA, KS– Pemukulan dan pengeroyokan terhadap Dosen Universitas IndonesiaI, Ade Armando dalam aksi unjuk rasa, Senin 11 April 2022. Membuat pihak keluarga terpukul, bahkan hingga saat ini belum ada pernyataan terkait musibah tersebut. Kini Ade sapaan akrabnya dirawat intensif di Rumah Sakit Siloam, Jakarta Selatan.

Bahkan, Istri dari penggiat sosial dan penulis tersebut Nina Mutmainah masih syok dengan peristiwa itu. Kini dia hanya setia menemani suami yang disayangnya di rumah sakit. Sebahagian besar tentunya ingin mengetahui siapa istri Ade Armando yang ternyata bukan wanita biasa tersebut.

Dari berbagai sumber, sosok Istri Ade Armando, Nina Mutmainah yang jarang tersorot media itu dikutip dalam website https://staff.ui.ac.id/n.mutmainah, disebutkan wanita ini merupakan dosen tetap di Universitas Indonesia (UI).
Nina mengajar di Departemen Ilmu Komunikasi FISIP. Selain itu, dia juga menjabat sebagai Ketua Program D3 Komunikasi Departemen Ilmu Komunikasi FISIP UI dan Koordinator Bidang Studi Komunikasi Program Vokasi Universitas Indonesia.

Pendiri YPMA

Tidak hanya mengajar, Nina rupanya wanita yang juga aktif berorganisasi.
Terbukti dia aktivis sekaligus pendiri YPMA (Yayasan Pengembangan Media Anak). YPMA merupakan LSM media watch khusus media anak dan remaja. Kegiatan YPMA yaitu memberikan pendidikan melek media (media literacy) bagi orangtua, guru, dan anak/remaja; mengadakan penelitian tentang penggunaan media oleh anak/remaja; serta menerbitkan newsletter panduan yang mengulas isi media (yakni Kidia).

Nina menjadi pemimpin redaksi Kidia.
Anggota Tim Ahli KPI Pusat. Selain itu, wanita kelahiran 26 Maret 1964 ini menjadi anggota Tim Panel/Ahli Komisi Penyiaran Indonesia Pusat untuk pemantauan acara TV. Kemudian, dia aktif menjadi penulis dan pembicara di berbagai kegiatan, seperti diskusi, seminar, workshop tentang dampak media massa, media massa dan anak-anak atau remaja, media literacy. Nina juga kerap kali menjadi juri untuk berbagai kompetisi yang terkait dengan buku, anak, dan budaya.(*)

Pos terkait