Kontes Mobil, Penggunaan Jalan Provinsi jadi Sorotan INCARE Parepare

Kegiatan yang menuai sorotan di Parepare

PAREPARE, KILASSULAWESI- Kontes mobil yang digelar sebuah komunitas yang berlangsung selama dua hari menuai sorotan LSM Indonesian Care (INCARE) Kota Parepare. Kegiatan yang dipusatkan di titik nol atau seputaran Lapangan A Makkasau itu dinilai tidak tepat dengan lokasi pelaksanaanya.

Ketua Indonesian Care (INCARE) Kota Parepare, Andi M Ilham Abidin menjelaskan, jika Car Free Day biasanya dilakukan dihari minggu dimana masyarakat parepare menggunakan fasilitas Lapangan Andi Makkasau berikut akses jalan yang mengitari lapangan.

Bacaan Lainnya

Namun, penutupan akses jalan mulai dari arah Karaeng Burane , Bau Massepe dan Andi Isa dan jalan Veteran yang dimulai sejak semalam ( jumat malam-red ). Membuat warga sempat bingung, sebab tiba-tiba saja ada acara dan sepertinya tanpa ada informasi sebelumnya. Bukan hanya itu, kata Andi M Ilham, disitu ada rumah ibadah yang sementara dikerja , ada proyek trotoar yang harus libur pekerjanya karena adanya event mobil-mobil ini.

Parahnya lagi, ada pusat perbelanjaan yang tidak menerima pembeli lantaran aksesnya tertutup. Belum lagi bengkel motor disudut jalan Karaeng Burane dan Veteran. Ia pun mempertanyakan penggunaan ruas jalan Karaeng Buarane yang merupakan ruas jalan provinsi. ” Apakah panitia telah memiliki izin dari Kapolda Sulsel, sebab kalau untuk ruas jalan daerah itu cukup izin dari Dishub dan Kapolres setempat,”tegasnya.

Ia mengakui, sebenarnya masih banyak tempat yang bisa dijadikan sebagai arena kontes seperti ini seperti di jalan Abdul Jalil, depan Balai Ainun atau di Cempae atau Taman Matirotasi dan tidak mengganggu arus lalu lintas. ” Pagi tadi warga super mengeluh sebab untuk mengantar anak sekolah di SMP 10 harus berputar jauh, sebab jalan Bau Massepe samping lapangan sudah tertutup. Aneh memang mengapa asal ada acara, jalan raya selalu menjadi area kegiatan,” bebernya.

Dari pantauan dilokasi kegiatan, kegiatan itu pun menuai cibiran dengan menutup akses jalan dengan mobil. Hal itu pun diperparah dengan tidak adanya sosialisasi dari pihak penyelenggara maupun kepolisian terkait akan kondisi tersebut. Akibatnya, tak sedikit pengendara motor dan mobil yang kecele lantaran tak bisa melintas.

Kasat Lantas Polres Parepare, Iptu M Arafah mengakui, acara kontes mobil yang diadakan oleh komunitas mobil anak parepare berlangsung dua hari. “Iya, dua hari mulai Jumat pukul 22.00 WITA sampai Sabtu 23.00 WITA,”ujarnya melalui WhatsApp, Sabtu 26 November, sore tadi. Sedangkan terkait kendaraan yang menjadi batas menutup akses jalan, pihaknya akan meminta personel untuk mempertegas lagi.(*)

Pos terkait