Jembatan Bojo Roboh, BBPJN Sulsel Kembali Tuai Sorotan

Kondisi jembatan kuning Bojo di Desa Bojo, Kecamatan Mallusetasi, Kabupaten Barru, Sulsel

BARRU, KILASSULAWESI– Robohnya tiang jembatan kuning bojo yang merupakan jalur Trans Sulawesi, Jumat 17 Maret 2023, sekitar pukul 16.00 Wita. Kembali menuai sorotan masyarakat pengguna jalan. Pasalnya, proyek Tahun Anggaran 2009 itu dinilai memiliki tingkat kerawanan cukup tinggi bagi pengguna jalan.

Kejadian di jembatan yang berada di wilayah perbatasan antara Desa Bojo dan Kelurahan Bojo Baru, Kecamatan Mallusetasi, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan. Menimbulkan kekhawatiran dengan kondisi yang sebelumnya juga pernah mengakibatkan jebolnya badan jembatan.

Bacaan Lainnya

Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sulsel pun menjadi sorotan akan kondisi jembatan tersebut. Bahkan, kondisi jembatan kuning bojo dikaitkan dengan jembatan kuning sungai pute di Kabupaten Maros. “Tak ada gempa, tiba ambruk tiangnya. Untung tidak ada pengguna jalan yang lewat,”kata warga yang tinggal dekat jembatan Awaluddin.

Bukan hanya itu, kondisi jembatan juga sangat mengkhawatirkan. Bahkan pernah ada rombongan dari Kementrian PUPR datang meninjau, dan sudah memperingatkan akan kondisi jembatan. Akan tetapi, perwakilan Bina Marga atau dari provinsi tidak menindaklanjutinya. “Kalau kondisi seperti ini, baru ditindaklanjuti kan parah,”tegasnya.

Senada disampaikan warga bojo lainnya, Syahrir dimana akibat robohnya tiang atas jembatan mengakibatkan kendaraan tidak ada yang lewat. Untungnya masih ada jembatan lama disampingnya. Kendaraan baik dari arah Makassar maupun Parepare, terpaksa dialihkan ke jembatan lama. “Tidak ada gempa, mungkin karena banyaknya kendaraan yang lewat sehingga roboh dengan sendirinya. Untung tidak ada korban,”ungkapnya.

Kerusakan pada jembatan kuning bojo, bukan hanya kali ini terjadi.” Pernah itu mobil terjun ke sungai akibat badan jembatan roboh. Maka tentunya kita harapkan ada perhatian, jangan ada korban baru sibuk melakukan perbaikan,”tutupnya. Dari informasi yang dihimpun jembatan tersebut diresmikan pada tahun 2013 bersamaan dengan jembatan kuning sungai pute di Kabupaten Maros. Belum ada keterangan resmi dari pihak terkait atas kejadian trrsebut.(*)

 

Pos terkait