Layanan ke Masyarakat, Puskesmas Campalagian Butuh Mobil Ambulance

Pusat kesehatan masyarakat di Kecamatan Campalagian. Kebutuhan mobil ambulance sangat diharapkan dalam melayani aktivitas pelayanan kesehatan

POLMAN, KILASSULAWESI — Dalam upaya menunjang pelayanan kesehatan terhadap masyarakat. Maka fasilitas pendukung termasuk sarana dan prasarananya, seperti itulah yang ada di puskesmas Campalagian, Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar (Polman).

Memberikan layanan kesehatan, dengan luas wilayah cakupan kerja sekitar 20 desa dan kelurahan. Pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) Campalagian harus berbagi mobil ambulance dengan masyarakat, karena tidak adanya ketersedian mobil ambulance.

“Lebih ideal nya puskesmas sekelas Campalagian agar bisa maksimal melayani kebutuhan masyarakat harus memilik mobil ambulance 2 atau 3 mobil. Ini biar 1 tidak ada juga ,ada sih mobil ambulance tapi itu milik masyarakat yang diberikan pemerintah kabupaten dan bukan milik puskesmas. Itu pun untuk melayani antar jemput jenazah, sedangkan kita tidak ada mobil khusus ambulance puskesmas,”kata Kepala Puskesmas Campalagian, Yusnani S.st yang ditemui beberapa waktu lalu di ruang kerjanya.

Menurut Yusnani, pelayanan di Puskesmas Campalagian itu sehari melayani pasien rawat jalan 100 dan per bulan nya itu sampai 1000 an. Sedangkan rawat inap itu 11 pasien perharinya, dan kurang lebih 100 perbulan. Dan pasien UGD kita melayani 300 sampai 400 pasien perbulan dengan fasilitas ruangan yang dimiliki Puskesmas Campalagian yakni bangsal anak, dewasa, laki-laki dan perempuan serta ruangan bersalin dan pasca melahirkan.

“Kalau di Puskesmas Campalagian itu kami sangat bersyukur kalau tidak pernah merujuk pasien dengan kata lain mukjizat. Dalam sehari tidak merujuk pasien, artinya hampir setiap hari kami merujuk pasien ke RSUD Hajja Andi Depu, untuk itu kami sangat membutuhkan mobil ambulance agar bisa maksima melayani rujukan pasien,” harapnya.

Yusnani mengakui, saat ini mobil ambulance milik Puskesmas Campalagian diperbaiki di bengkel karena rusak. Itu pun mobil tua, tapi untuk memaksimalkan layanan rujukan tetap berjalan kami terkadang meminja. “Kita biasanya meminta ke Puskesmas Pambusuang dan Mapilli, kalau mobil ambulance itu lagi digunakan masyarakatnya,” jelasnya.

“Kalau bersamaan terpake mobil ambulance terpaksa didahulukan kepentingan masyarakat, dan kami yang pinjam mobil ambulance tetangga untuk merujuk pasien,”tambahnya.

Jadi, lanjut Yusnani, dia berharap agar pemerintah baik provinsi maupun pusat bisa memperhatikan kebutuhan puskesmas disini, agar memberikan mobil kalau ada pengadaan.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Polman, dr Mustaman mengaku sudah lama mendengar kebutuhan Puskemas Campalagian bahwa memang sangat butuh mobil ambulance.  “Untuk itu, tahun ini kita akan belikan satu mobil ambulance untuk Puskesmas Campalagian. Apa lagi dalam waktu dekat kita ada pengadaan 4 mobil ambulance dan akan diberikan ke Puskesmas yang membutuhkan termasuk di Campalagian akan menjadi prioritas pengadaan. Kalau anggaran sudah turun ke Puskesmas Campalagian pasti dapat mobil ambulance karena sangat membutuhkan,”tutu dr Mustaman. (win)

Pos terkait