MEDAN, KILASSULAWESI- Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia mengumumkan rencananya untuk mendirikan sekolah kedinasan yang berlokasi di Makassar, Sulawesi Selatan. Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan telah menyiapkan lahan untuk pembangunan sekolah kedinasan ini.
Kepala Badan POM RI, Taruna Ikrar, menyampaikan wacana pendirian sekolah kedinasan ini saat membuka Rapat Koordinasi BPOM se-Indonesia di Hotel Aryaduta Medan, Sumatera Utara, Jumat, 3 Januari 2025.
Dalam sambutannya, Taruna Ikrar menegaskan bahwa pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan salah satu program prioritas BPOM dalam mewujudkan lembaga ini menjadi lembaga global WHO Listed Authority (WHA).
“Kami berencana membangun sekolah vokasi di bidang obat dan pangan. Lokasinya di Makassar,” ungkap Taruna Ikrar.
Kehadiran sekolah kedinasan ini diharapkan dapat membantu dan mendorong pengembangan SDM di Badan POM. Saat ini, BPOM memiliki 16 ribu personel yang tersebar pada 30 UPT di seluruh Indonesia, dan tahun 2025 ini akan ada rekrutmen pegawai baru sebanyak 1.200 orang.
Sekretaris Utama BPOM RI, Irjen (pol) Dr Jayadi, menambahkan bahwa pihaknya akan segera bertemu dengan pemerintah provinsi Sulawesi Selatan untuk membahas teknis pembangunan sekolah vokasional ini. “Pekan depan kami akan ke Makassar bertemu Sekretaris Provinsi Sulsel membahas teknis pembangunan sekolah vokasional ini,” kata Jayadi.
Sementara itu, Kepala Biro SDM BPOM RI, Irwansyah, menyatakan jika persetujuan hibah lahan dari pemerintah provinsi Sulawesi Selatan tuntas, maka pihaknya akan langsung memulai pembangunan fasilitas tersebut. BPOM juga melakukan studi banding pada beberapa lembaga negara yang telah mengelola sekolah kedinasan.
Rapat Koordinasi BPOM yang diikuti pejabat utama BPOM RI dan para kepala UPT BPOM di seluruh Indonesia ini berlangsung hingga Sabtu, 4 Januari 2025. Selain membahas pendirian sekolah vokasi, rapat ini juga membicarakan kesiapan teknis BPOM dalam mengawal program makan bergizi gratis yang akan segera diterapkan pemerintah.(*)






