Oknum Kades di Amali Diduga Salahgunakan Alsintan Bantuan Pemerintah, APH Diminta Usut

BONE–Dugaan penyalahgunaan alsintan bantuan pemerintah mencuat. Seorang oknum kades di Kecamatan Amali Bone diduga memanfaatkan bantuan pemerintah untuk kepentingan pribadi.

Sumber media ini menyebutkan Oknum Kades tersebut menyalahgunakan Alsintan yang harusnya diperuntukkan untuk kelompok tani di Desa Mattaro Purae, Kecamatan Amali.

Alsintan berupa Hand Traktor tersebut terindikasi diperjualbelikan, dimana sebelumnya dititip di salah satu rumah warga di desa Kajao Laliddong Kecamatan Barebbo.

“Jadi ini Alsintan diduga hendak dijual ke salah satu warga di Desa Kajao Lallidong. Informasinya, warga ini mengaku sudah yang kedua kalinya menerima Alsintan dari ibu desa,” ujar sumber tersebut.

Yang pertama sempat dijual, namun kemudian dikembalikan oleh warga. Sementara alsintan kedua ini statusnya pinjam pakai, padahal harusnya hand traktor tersebut bukan diperuntukkan untuk warga Kajao Lalliddong melainkan untuk warga Desa Mattaro Purae Kecamatan Amali.

Tak hanya alsintan, pupuk subsidi bantuan pemerintah lanjutnya juga diduga dimainkan. “Ada juga indikasi permainan pupuk subsidi disana. Dan memang Kadesnya disitu yang kuasai pupuk. Padahal harusnya dikelola BUMDES,” pungkasnya.

Sayangnya Kades Mattaro Purae, Hj Sahida yang berusaha dikonfirmasi terkait kebenaran informasi tersebut, enggan menjawab panggilan maupun pesan whatsApp yang dilayangkan, padahal status whatsapp kades aktif.

Praktisi sosial Rahman Arif meminta Aparat Penegak Hukum (APH) untuk turun mengusut dugaan adanya jual beli alsintan di Bone.

“Saya kira ini perlu ditelusuri. Kasihan masyarakat yang harusnya menikmati bantuan, justru disalahgunakan oleh oknum tertentu,” pungkasnya.

Pos terkait