Lapas IIA Parepare Dorong Warga Binaan Khatam Al-Qur’an Selama Ramadan dengan Program One Day One Juz

Program Tadarus Al-Qur’an One Day One Juz di Lembaga Pemasyarakatan Kota Parepare

PAREPARE– Dalam semangat menyambut bulan suci Ramadan 1446 H, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Parepare menggelar program Tadarus Al-Qur’an One Day One Juz sebagai upaya membimbing warga binaan menuju khatam Al-Qur’an sebelum Ramadan berakhir.

Program ini dilaksanakan rutin setiap malam setelah salat tarawih berjamaah di Masjid At-Taubah, Lapas IIA Parepare. Program Tadarus ini diikuti oleh 30 warga binaan yang juga sedang menjalani program Pesantren Kilat.

Bacaan Lainnya

Mereka diwajibkan membaca satu juz Al-Qur’an setiap hari, dengan bimbingan langsung dari Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Kegiatan Kerja (Bimnadik), Muchamad Zaenal Fanani, S.Sos., M.M., Kasubsi Bimbingan Kemasyarakatan dan Perawatan (Bimkemaswat), Nur Alim Syah, S.H., serta staf Subsi Bimkemaswat, Darwansyah.

Kepala Lapas IIA Parepare, Totok Budiyanto, A.Md.IP., S.H., menjelaskan tujuan program ini adalah untuk membiasakan warga binaan dalam tilawah Al-Qur’an sehari satu juz. “Program ini kami harapkan dapat membentuk karakter insan Qur’ani yang mampu membimbing arah hidup mereka di masa depan setelah bebas. Ramadan adalah momen untuk memperbanyak ibadah dan amal saleh demi meraih ridha Allah SWT,” ujar Totok.

Selain Tadarus, berbagai program tambahan turut digelar, seperti Kuliah Ramadan (KURMA), Safari Ramadan, Peringatan Nuzulul Qur’an, serta metode pembelajaran Dirosa bersama Yayasan Al-Wahdah Islamiyah.

Kegiatan ini diharapkan tidak hanya memeriahkan Ramadan, tetapi juga membantu meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an dan pengamalan nilai-nilai Islam.

Program ini juga sejalan dengan amanat Undang-Undang RI Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan, yang menitikberatkan pada pembinaan keagamaan melalui penyediaan sarana ibadah dan bimbingan rohani. Lebih lanjut, inisiatif ini mendukung 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan serta arahan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan.

Dengan semangat kebersamaan, diharapkan seluruh warga binaan dapat mencapai khatam Al-Qur’an dan meningkatkan kualitas ibadah mereka selama Ramadan, menjadikan masa pembinaan lebih bermakna dan bermanfaat untuk kehidupan di masa depan.(*)

Pos terkait