PAREPARE – Dunia pendidikan di Kecamatan Ujung, Kota Parepare, kembali menjadi sorotan. Salah seorang kepala sekolah, Firman, mengungkapkan keresahannya terhadap dua oknum guru yang dinilai kerap menimbulkan ketegangan di lingkungan sekolah.
“Oknum berstatus guru ini semakin menjadi-jadi. Bahkan, persoalan internal sekolah sampai dibawa ke ranah politik dengan melibatkan tim pemenangan,” ujar Firman. Meski Firman mengaku telah mencoba mencari jalan terbaik, ia merasa berada di bawah tekanan bahkan ancaman. “Kami hanya ingin damai,” tambahnya.
Kisruh ini rupanya juga mendapat perhatian dari Kepala Dinas Pendidikan. Firman mengaku telah dipanggil untuk memberikan penjelasan mengenai situasi di sekolahnya. “Ketika saya menyebutkan nama salah satu guru itu, beliau langsung memahami siapa yang dimaksud,” jelas Firman.
Permasalahan ini telah membuat resah banyak pihak. Sebanyak 12 guru di sekolah Firman sepakat berharap agar pemerintah kota mengambil tindakan tegas. “Kami berharap kedua oknum guru yang kerap meresahkan ini dapat segera dipindahkan,” tutupnya.
Situasi ini mencerminkan tantangan yang dihadapi dunia pendidikan, khususnya dalam menjaga harmoni dan profesionalisme di lingkungan sekolah. Masyarakat Kecamatan Ujung berharap pemerintah kota segera mengambil langkah konkret untuk menyelesaikan polemik ini.(*)






