Menjaga Semangat dan Produktivitas: Marmer Sebagai Pilar Ekonomi

Aktivitas di perusahaan marmer di Pangkep

PANGKEP—Industri marmer tetap menjadi fondasi ekonomi lokal yang kokoh di tengah tantangan besar yang melanda sejak pandemi COVID-19. Abdul Kadir Emo, Manajer HRD PT Pusaka Marmer Indahraya, mengungkapkan bahwa sektor ini mengalami kelesuan penjualan yang signifikan, khususnya pada pasar dalam negeri. Kondisi ini menjadi perhatian besar, terutama karena perusahaan mempekerjakan banyak warga lokal yang menggantungkan penghidupannya pada industri ini.

Penurunan signifikan dalam penjualan marmer disinyalir kuat sebagai dampak dari lesunya sektor properti. Sebagaimana diketahui, marmer dan batu alam merupakan material utama dalam berbagai proyek properti seperti perumahan dan apartemen. Meski demikian, PT Pusaka Marmer Indahraya terus berperan dalam mendukung proyek besar nasional. “Untuk dalam negeri, produk kami banyak digunakan untuk pembangunan Ibu Kota Negara (IKN),” kata Abdul Kadir.

Bacaan Lainnya

Inovasi dengan Limbah Marmer

Menghadapi penurunan ini, PT Pusaka Marmer Indahraya terus berinovasi. Limbah marmer yang dihasilkan diubah menjadi pupuk, langkah kreatif yang tidak hanya mengurangi limbah tetapi juga menciptakan nilai tambah dari sisa produksi. Upaya ini menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk tetap produktif di tengah tantangan yang ada.

Abdul Kadir menekankan pentingnya perhatian pemerintah pusat dalam membantu industri marmer bangkit dari keterpurukan. Dengan begitu banyak warga lokal yang bergantung pada industri ini, dukungan dari berbagai pihak akan menjaga stabilitas ekonomi masyarakat sekaligus membuka peluang lebih besar untuk pemulihan sektor ini.

PT Pusaka Marmer Indahraya berharap adanya sinergi antara industri dan pemerintah dapat membantu industri marmer kembali bangkit dan berkontribusi lebih besar dalam pembangunan nasional. Langkah-langkah inovatif, seperti pemanfaatan limbah marmer, menunjukkan semangat produktivitas yang terus dijaga meskipun menghadapi banyak tantangan.

Industri marmer yang kokoh ini tetap menjadi pilar penting dalam ekonomi lokal Pangkep, sekaligus menjadi inspirasi bahwa inovasi dan kolaborasi adalah kunci untuk menghadapi berbagai ujian. Dengan dukungan yang tepat, harapan untuk masa depan industri ini tetap cerah.(*)

Pos terkait