Kegiatan Jambore IPeKB,Dalam Peringatan Harganas Se Sulbar di Mamasa Sukses.

MAMASA,-Dari rangkaian kegiatan jambore IPeKB tingkat Sulawesi Barat dalam rangka Peringatan Hari Keluarga Nasional( HARGANAS) ke-32  di Mamasa berjalan sukses.

Suksesnya kegiatan jambore IPeKB ini, tidak terlepas dari tangan sosok kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana(DPPKB) kabupaten Mamasa Ernesto Randan, yang sangat pawai dalam melaksanakan tugas.

Bacaan Lainnya

Pelaksanaan puncak acara kegiatan Jambore IPeKB se-Sulbar di tribun lapangan Kondosapata’ Mamasa, selasa, 29/7/25.

Ini menjadi saksi semaraknya kegiatan jambore IPeKB dalam memperingati Hari Keluarga Nasional ke-32 yang di helat selama 4 hari di bumi kondosapata’ wai sapalelean.

Terlihat dalam puncak Kegiatan,dimeriahkan oleh perlombaan karnaval budaya  yang diikuti oleh enam kabupaten. Majene, Mamuju, Pasangkayu, Mamuju Tengah, Mamasa, dan Polewali Mandar.

Pemenang lomba karnaval ini, diraih oleh DPC IPeKB kabupaten Polewali Mandar, berupa hadiah satu unit motor Honda Beat Street, yang dipersembahkan oleh Komisaris PT. Bosowa, Bapak Rudianto, SH, sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan kebudayaan dan pembangunan keluarga di Sulawesi Barat.

Selain itu, juga diisi oleh penampilan seni tradisional Kulintang dari Persatuan Perempuan Lansia Kabupaten Mamasa.

Melalui kesempatan ini, Bupati Mamasa” Welem Sambolangi, SE.MM, dalam sambutannya menyampaikan penghormatan atas kehadiran semua jajaran petinggi lingkup sulbar dan seluru undangan dari enam kabupaten,bahkan menjadi kebanggaan karna jambore pertama di pusatkan di Mamasa.

Namun, ia menegaskan bahwah kegiantan ini bukan sekedar seremonial,tetapi ia berharap bahwa komitmen dan semangat kita  bangun mulai dari Mamasa.

“Ayo kita turunkan angka stunting pada wilayah kita” Tandasnya.

“Dan mari kita sebagai penerima amanah dari masyarakat.Kita turunkan angka kemiskinan” Terangnya dengan penuh ajakan.

“Mari kita pertanggung jawabkan tanggung jawab ini kepada rakyat dan masyarakat yang kita wakili” Tambahnya.

Lebih lanjut Bupati Mamasa menyampaikan bahwa Rakyat menunggu sentuhan.

“Rakyat menunggu kita, saudara saudara kita yang dibawah garis kemiskinan hari ini menunggu kehadiran kita,menunggu sentuhan kita” Tegasnya.

“Apa sesungguhya yang harus kita perbuat untuk Mamasa. Mari kita datang di tengah2 rakyat kita hari ini” Ucap politisi Golkar.

Ia mempertanyakan, apakah pemukimannya saudara kita di Mamasa sudah cukup?. Apakah sanitasinya sudah cukup?.Apakah air bersinya sudah cukup? dan apakah pola makannya sudah cukup?

Hal ini menurutnya,bukan hanya tanggung jawab kepala dinas dan Penyuluh KB, tetapi ini adalah tanggung jawab kita semua’. Terangnya

Ia juga menekankan pentingnya kerja sama antarinstansi, serta menyampaikan bahwa Pemkab Mamasa siap membuka diri dan memberikan dukungan kepada masyarakat yang membutuhkan sentuhan pelayanan.

Disebutkan, prestasi Kabupaten Mamasa pun mendapat sorotan tersendiri. Berdasarkan data terbaru, Mamasa menjadi satu-satunya kabupaten di Sulbar yang berhasil menurunkan angka stunting menjadi 1,9%. Capaian ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak.

Acara puncak ini,dihadiri oleh kepala dinas Pemberdayaan Perempuan Provinsi Sulawesi Barat, Wakil ketua DPRD sulawesi barat, jajaran Forkopinda Provinsi Sulawesi barat,Danlanal Sulbar, Kabinda Sulbar,Bupati dan Wakil Bupati Majene, Wakil Bupati Polewali Mandar?Ibu wakil ketua PKK provinsi Sulbar, kepala perwakilan kementrian Kependudukan Sulbar,Ketua BPSGTM Mamasa,kepala Kantor Kementrian Hukum dan Ham Provinsi Sulbar,sejumlah pimpinan OPD lingkup pemerintah Sulawesi Barat,
Forkopinda Kabupaten Mamasa ,kepala OPD Lingkup Pemda Mamasa serta  Seluruh kontingen IPeKB se-Sulbar.” (Wan)

Pos terkait