THAILAND– Ketua Modern Pentathlon Indonesia (MPI) Sulawesi Selatan, St. Diza Rasyid Ali, Selasa, 21 Oktober 2025 menyampaikan kabar menggembirakan dari ajang Southeast Asian Championship 2025 yang berlangsung pada 18–20 Oktober di Pattaya, Chonburi, Thailand.
Dalam kompetisi bergengsi tingkat Asia Tenggara tersebut, kontingen Indonesia berhasil mengumpulkan total 26 medali, terdiri dari 11 emas, 7 perak, dan 8 perunggu.
Dari jumlah tersebut, atlet asal Sulawesi Selatan menyumbang kontribusi signifikan dengan 11 medali diantaranya 2 emas, 4 perak, dan 5 perunggu. Seluruh atlet peraih medali dari Sulsel merupakan binaan Kodam XIV/Hasanuddin, yang selama ini aktif dalam pembinaan olahraga modern pentathlon di wilayah Indonesia Timur.
Medali Emas Asal Sulsel:
– Muh. Aldo Raditya (SMA Negeri 14 Makassar) – Obstacle Laser Run U17 Putra
– Shafwan Fajar Syach (SMPN 1 Makassar) – Obstacle Laser Run U15 Putra
Medali Perak Asal Sulsel:
– Pratu Reza (Kodam XIV/Hasanuddin) – Obstacle Laser Run Senior Putra
– Muh. Aldo Raditya – Laser Run U17 Putra
– Nurfa Inayah Nurul Qalbi – Triathle Senior Putri
– Shafwan Fajar Syach – Triathle U15 Putra
Medali Perunggu Asal Sulsel:
– Sertu Jumaedi (Kodam XIV/Hasanuddin) – Obstacle Laser Run Senior Putra
– Nadira Putri Halisa (SMPN 24 Makassar) – Laser Run U15 Putri
– Sri Wahyuni (Pusdikkowad) – Triathle Senior Putri
– Sri Wahyuni – Obstacle Laser Run Senior Putri
– Nadira Putri Halisa – Triathle U15 Putri
Bukan hanya itu, salah satu atlet asal Kota Parepare, Sertu Jumaedi, juga berhasil mencatatkan prestasi membanggakan dengan meraih medali perunggu dalam nomor Obstacle Laser Run Senior Putra.
Ketua MPI Kota Parepare, Nadir Nasir, turut menyampaikan rasa bangganya atas pencapaian tersebut. “Ini adalah hasil dari kerja keras dan latihan yang konsisten. Kami sangat bangga Parepare bisa berkontribusi dalam prestasi bagi kontingen Indonesia” ujarnya.
St. Diza Rasyid Ali menambahkan bahwa pencapaian ini adalah bukti nyata dari sistem pembinaan yang kolaboratif dan berkelanjutan. Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara komunitas olahraga, institusi pendidikan, pemerintah daerah, dan institusi militer dalam mencetak atlet berprestasi yang mampu bersaing di level internasional.
Ajang Southeast Asian Championship 2025 menjadi panggung pembuktian bahwa talenta muda dari daerah mampu bersaing dan berprestasi di level internasional. Dengan torehan medali yang impresif, kontingen Sulsel turut memperkuat posisi Indonesia dalam peta olahraga modern pentathlon Asia Tenggara.(*)






