PAREPARE– Pemandangan tak biasa terjadi di Jalan Ahmad Yani Km 2, Parepare. Seorang anggota kepolisian, bukan pekerja proyek, terlihat sibuk menambal jalan berlubang dan membersihkan fasilitas umum. Aksi ini sontak mencuri perhatian warga.
Sosok polisi tersebut adalah Aipda Herman, Panit 2 Unit Lantas Polsek Ujung, Polres Parepare. Dengan bermodal cangkul dan gerobak, ia menambal jalan yang sebelumnya dikeluhkan masyarakat karena rawan memicu kecelakaan.
“Ini bentuk pencegahan dini. Selama ramadan, mobilitas warga meningkat, jadi kita harus antisipasi agar tidak terjadi kecelakaan,” ujar Herman saat ditemui di lokasi, Jumat, 6 Maret 2026.
Langkah Herman dianggap sebagai bentuk kepedulian sekaligus kritik halus terhadap lambannya penanganan infrastruktur jalan berlubang di Kota Parepare.
Warga sekitar menyambut positif aksi tersebut, menyebutnya sebagai contoh nyata polisi hadir bukan hanya untuk menilang, tetapi juga melindungi keselamatan publik.
Aksi Aipda Herman seakan menjadi tamparan bagi pemerintah daerah dan kontraktor proyek yang lamban merespons keluhan warga. Pertanyaan pun muncul, sampai kapan keselamatan masyarakat harus bergantung pada inisiatif pribadi aparat, sementara anggaran perbaikan jalan sudah tersedia?
Publik kini menunggu jawaban DPRD dan Pemkot Parepare, apakah mereka akan bergerak cepat, atau membiarkan “kontraktor darurat” seperti Herman terus menutup lubang yang seharusnya menjadi tanggung jawab negara.(*)






