PAREPARE– Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, menegaskan bahwa masjid memiliki peran strategis dalam kehidupan masyarakat, bukan hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pembinaan umat, persatuan, dan pembangunan karakter.
Hal itu disampaikan Tasming saat menghadiri Pelantikan dan Rapat Kerja Pimpinan Daerah Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Parepare Masa Khidmat 2025–2030 di Auditorium BJ Habibie, Senin, 26 Januari 2026.
Acara tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Parepare, Hermanto Pasennangi, serta Ketua DMI Sulsel, Mayjen TNI (Purn) Andi Muhammad Bau Sawa Mappanyuki.
“Atas nama Pemerintah Kota Parepare, saya menyampaikan selamat dan sukses kepada Ketua dan seluruh pengurus DMI Kota Parepare yang baru dilantik. Amanah ini adalah kepercayaan umat yang harus dijaga dengan komitmen, kerja nyata, dan keteladanan,” tegas Tasming.
Menurut mantan pimpinan DPRD Parepare itu, masjid memiliki posisi sentral dalam membentuk nilai kejujuran, kepedulian sosial, serta kebersamaan.
Ia menekankan empat fokus utama yang harus dijalankan DMI:
1. Penguatan fungsi masjid sebagai pusat pembinaan umat dan generasi muda.
2. Peningkatan tata kelola masjid yang transparan dan profesional.
3. Penguatan peran sosial masjid sebagai solusi atas persoalan umat.
4. Pemanfaatan teknologi digital secara bijak dalam dakwah dan syiar Islam.
Tasming juga menekankan pentingnya menjadikan masjid sebagai ruang pemersatu umat. “Masjid harus menjadi tempat memperkuat ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah, dan ukhuwah insaniyah,” ujarnya.
Ketua DMI Parepare terpilih, Andi Mulyadi, menyampaikan rasa syukur atas amanah yang diberikan. Ia mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Parepare, termasuk perhatian khusus terhadap para mubalig melalui pemberian jaminan BPJS.
“Hanya di Parepare mubalig diberikan jaminan BPJS. Ini bukti bahwa Wali Kota Parepare benar-benar ingin menjadikan Parepare sebagai kota religius,” tutupnya.(*)






