Kapolri Ingatkan KBPP Polri: Jangan Terjebak Tradisi Ormas Musiman

Munas kali ini diikuti oleh pengurus daerah dari 34 provinsi se-Indonesia.

JAKARTA — Kapolri yang diwakili Kabaharkam Polri Komjen Pol Karyoto menegaskan agar Keluarga Besar Putra Putri Polri (KBPP Polri) tidak terjebak dalam tradisi sejumlah organisasi masyarakat yang hanya aktif menjelang Pemilu.

“KBPP Polri tidak boleh hanya sekadar solid tapi harus bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Karyoto saat membuka secara resmi Musyawarah Nasional (Munas) VI KBPP Polri di Hotel JS Luwansa, Jakarta, Kamis, 14 Mei 2026.

Bacaan Lainnya

Karyoto mengajak seluruh pengurus KBPP Polri untuk terus menempa daya juang dan daya bakti sebagai perpanjangan tangan Polri di tengah masyarakat, terutama dalam mendukung fungsi Binmas dan pencegahan narkoba.

Ia menekankan Munas kali ini menjadi momentum penting mengevaluasi capaian lima tahun terakhir sekaligus menyusun perbaikan dan inovasi organisasi ke depan.

Sebelumnya, Ketua Dewan Kehormatan KBPP Polri Komjen Pol (Purn) Adang Dorodjatun mengingatkan agar organisasi ini memberikan dukungan penuh terhadap program AstaCita pemerintah sesuai bidang masing-masing.

Ia menekankan pentingnya menjaga kestabilan dan ketentraman masyarakat, serta mengedepankan musyawarah mufakat dalam menghadapi perbedaan internal. “Jangan gaduh menghadapi perbedaan dalam organisasi. Semua harus mengedepankan musyawarah mufakat berdasarkan Pancasila,” tegas Adang.

Karyoto menambahkan, pembangunan nasional membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat. Kolaborasi organisasi kemasyarakatan dinilai krusial untuk menciptakan kesejahteraan yang lebih merata.

Sementara itu, Ketua Umum KBPP Polri Dr. Evita Nursanty menegaskan Munas VI menjadi langkah awal menuju visi baru organisasi. “Kita punya visi Solid-Kuat-Modern, maka di masa berikutnya kita akan perkuat dengan visi baru yakni kemandirian,” ujarnya. Munas kali ini diikuti oleh pengurus daerah dari 34 provinsi se-Indonesia.

Pos terkait