MAKASSAR — Ratusan wartawan Sulsel bersiap “memutihkan” Graha Pena Makassar, Selasa 2 Juni 2026, dalam Konferensi Provinsi (Konferprov) PWI Sulsel yang akan menentukan pucuk kepemimpinan organisasi wartawan terbesar di daerah ini.
Sebanyak 405 anggota PWI Sulsel dijadwalkan hadir dengan kemeja putih sebagai simbol persatuan dan ketaatan berorganisasi. Agenda utama konferensi adalah pemilihan Ketua PWI Sulsel dan Ketua Dewan Kehormatan Provinsi (DKP).
PWI Pusat melalui surat bernomor 696/PWI-P/LXXX/V/2026 menetapkan dua pasangan calon yang akan bertarung yakni Suwardi Thahir – Dahlan serta Amrullah Basri – Abd. Jurlan.
Juru Bicara Konferprov, Muhammad Arafah, menegaskan dari total peserta, 305 berstatus penuh dengan hak suara, sementara 100 lainnya hanya peninjau ber-KTA Muda aktif.
Ketua Panitia, Faisal Palapa, mengajak seluruh anggota menyukseskan pesta demokrasi internal ini dengan riang gembira. Ia menekankan PWI sebagai rumah bersama yang harus dijaga semangat persatuan dan profesionalisme kewartawanan.
“PWI rumah kita bersama. Meski berbeda pilihan, itulah bunga demokrasi. Mari bergembira dan lebih menguatkan semangat persatuan serta profesionalisme kewartawanan,” tegas mantan Direktur Harin Pare Pos tersebut.
Di tengah dinamika organisasi, publik berharap pemilihan dapat berjalan sesuai asas demokrasi tanpa harus dinodai kepentingan sempit. Integritas proses menjadi kunci agar hasil konferensi benar-benar mencerminkan suara mayoritas anggota, bukan sekadar kompromi politik.
Walaupun diketahui bahwa pelaksanaan di Graha Pena merupakan “kandang” salah satu kandidat yang maju, panitia menegaskan netralitas arena tetap dijaga. Lokasi dipilih bukan untuk memberi keuntungan, melainkan karena faktor kapasitas, fasilitas, dan kesiapan teknis.
Justru di sinilah ujian kedewasaan demokrasi PWI, apakah peserta mampu menempatkan kepentingan organisasi di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.
Di akhir keterangannya, Faisal memberi apresiasi atas kerja keras Organizing Committee (OC), Steering Committee (SC), Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP), serta panitia lainnya.






