Dari Ujung Sabbang ke Istana Negara: Juan Pablo Bukti Parepare Bisa

PAREPARE – Kota Parepare kembali menorehkan catatan emas di panggung nasional. Seorang siswa SMAN 1 Parepare, Juan Pablo, resmi terpilih sebagai anggota Paskibraka Nasional 2026. Putra pasangan Nasrullah dan Wahyuni ini lahir di Parepare pada 13 November 2009, tinggal di Jl. Baso Dg Ngerang, Ujung Sabbang, dan akan mewakili Sulawesi Selatan untuk bertugas di Istana Negara pada peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Kabar membanggakan ini disambut penuh apresiasi oleh Pemerintah Kota Parepare melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol). Kepala Kesbangpol Parepare, Rustan Asta, SE., M.Si, menegaskan bahwa keberhasilan Juan Pablo adalah bukti nyata kualitas generasi muda Parepare yang mampu bersaing di tingkat nasional.

Bacaan Lainnya

“Kami bangga atas dedikasi, disiplin, dan semangat juang yang ditunjukkan. Pemerintah Kota Parepare berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan potensi pemuda agar lahir lebih banyak lagi putra-putri daerah yang mengharumkan nama bangsa,” ujarnya.

Rustan menekankan bahwa capaian ini tidak sekadar kebanggaan pribadi maupun sekolah, melainkan juga membawa nama baik daerah. Pemerintah, kata dia, akan terus memberikan dukungan penuh melalui program pembinaan kepemudaan, pendidikan karakter, serta fasilitasi kegiatan yang menumbuhkan jiwa nasionalisme.

“Efek domino dari prestasi ini harus dirasakan seluruh pelajar Parepare. Semangat juang Pablo adalah energi yang menular, dan pemerintah wajib memastikan ruang pembinaan tetap terbuka,” tegasnya.

Lebih jauh, Rustan berharap keberhasilan Juan Pablo menjadi inspirasi bagi seluruh pelajar dan pemuda Parepare. “Kami berharap capaian ini menjadi pemantik motivasi untuk terus berprestasi, menjaga persatuan, dan mengabdikan diri bagi bangsa dan negara,” tambahnya.

Prestasi Juan Pablo sekaligus menjadi pengingat bahwa Parepare memiliki potensi besar dalam melahirkan generasi unggul. Namun, dukungan pemerintah tidak boleh berhenti pada seremoni ucapan selamat. Kehadiran nyata dalam bentuk pembinaan berkelanjutan, penghargaan, dan fasilitas harus menjadi komitmen agar Parepare tidak hanya dikenal sebagai kota pelabuhan, tetapi juga sebagai kota pencetak kader bangsa. (*)

 

Pos terkait