Sambut Tim Auditor BPK RI Perwakilan Sulbar, Ini Kata Bupati Majene

PAREPOS. CO. ID, MAJENE–Pemkab Majene melakukan penerimaan dan penyambutan Tim Auditor BPK – RI Perwakilan Sulawesi Barat. Kedatangan tim auditor itu dalam rangka Pemeriksaan Pendahuluan LKPD tahun anggara 2019. Penyambutan berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati Majene, Rabu, 29 Januari 2020.

Turut dihadiri Bupati Majene, Fahmi Massiara, Kepala BPK RI Perwakilan Sulbar yang diwakili oleh Pengendali Teknis, Nuriska Ria, SE, MAA, Ak, CFE, CA beserta rombongan. Hadir pula Ketua DPRD Majene, Salmawati Djamado beserta Anggotanya, Sekda Majene, Para Staf Ahli dan Asisten, Para Pimpinan OPD, Para Camat, Kabag dan Undangan Lainnya.

Bacaan Lainnya

Penyambutan tersebut didahului laporan Kepala BKAD Majene, H Kasman Kabil SE, MM. Dia menyebutkan, kegiatan ini bertujuan antara lain untuk membangun komitmen dan kesadaran pejabat pengelola keuangan dalam menyusun pertanggungjawaban keuangan yang andal dan sesuai ketentuan. Serta merupakan wadah konsultasi dan transfer ilmu pengetahuan antara Pemerintah Daerah selaku entitas pelaporan dan BPK RI perwakilan Sulbar sebagai institusi pemeriksa.

“Selain itu juga sebagai sarana peningkatan sinergitas intern entitas Pemkab Majene dalam mendorong tata kelola keuangan yang profesional demi terwujudnya transparansi dan akuntabilitas publik Pemkab Majene,” ungkapnya.

Sedangkan Bupati Majene, Fahmi Massiara mengatakan, pada kesempatan yang berbahagia ini perkenankanlah selaku pimpinan daerah untuk menyampaikan dua poin penting terkait visi kepemimpinannya terhadap sektor pengelolaan keuangan di Kabupaten Majene ini.

“Pertama Pemkab Majene sejak 2015 yang lalu telah mendapatkan opini WTP berturut-turut selama empat tahun yang saat itu merupakan awal masa kepemimpinan kami bersama Wakil Bupati Majene yang terpilih, ini merupakan suatu kesyukuran, sekaligus tantangan bagi pemerintah daerah. Kami menyadari semakin tinggi suatu capaian, maka tanggung jawab atas capaian tersebut semakin berat, ” sebutnya.

Olehnya itu, upaya peningkatan kualitas pengelolaan keuangan daerah terus dilakukan dan menjadi prioritas tahunan. Karenanya, selaku pimpinan daerah berkomitmen dapat menyelesaikan masa tugas pada periode kepemimpinan ini pada tahun 2021, dengan tetap mempertahankan opini WTP sampai kali ke-6 secara berturut-turut.

Fahmi menambahkan, kedua dalam RPJMD Pemerintah Kabupaten Majene dengan tag line visi MP3 Telah dirumuskan pada visi, Majene Profesional yang diuraikan ke dalam misi ke-6 bidang tata kelola pemerintahan bersih dan profesional.

“Sehingga kami menargetkan kualitas pengelolaan keuangan lebih baik dari tahun ke tahun dan pada akhirnya opini WTP ini dapat dipertahankan,” pungkasnya.

Kali ini BPK menugaskan aparaturnya untuk melaksanakan pemeriksaan interim terhadap LKPD Kabupaten Majene tahun anggaran 2019 selama 28 hari ke depan dengan pelaksana sebagai berikut, Eydu Oktain Pandjaitan (Penanggung Jawab), Nuriska Ria (Pengendali Teknis)
, La Ode Muhammad Falihin (Ketua Tim), Nurhendrastomo, Visi Denok Mustikasari, Anisa Chumaarisaturrifah , Selli Cahyani Tampubolong masing-masing anggota tim. (edy)

Pos terkait