Syamsu Nur : Penguatan Dasar Agama Harus Berkolaborasi Dengan Bisnis

Ketua Yayasan Pondok Pesantren An Nur, H. Syamsu Nur saat Memberi Arahan Kepada Peserta Pesantren Kilat

MAROS, KILASSULAWESI.COM – Program pengembangan kapasitas kepemimpinan berbasis pengetahuan agama, yang bertajuk “Lewat Pesantren Menata Masa Depan” bagi karyawan Media Fajar Group. Kegiatan Pesantren Kilat yang berlangsung di Pondok Pesantren An Nur Desa Benteng Gajah, Kecamatan Tompo Bulu, Kabupaten Maros, berlangsung khidmat dengan pengetahuan keagamaan yang sangat mendalam.Pesantren Kilat yang digelar sejak tanggal 26 dan berakhir pada 28 November 2021 tersebut, diikuti sebanyak 17 orang Karyawan dari beberapa anak perusahaan Media Fajar Group.

Ketua Yayasan Pondok Pesantren An Nur, H Syamsu Nur yang juga menjabat sebagai Pembina Media Fajar Group mengatakan, kegiatan latihan kepemimpinan ini merupakan ide dari Direktur Utama Harian Fajar, H Agussalim Alwi Hamu dengan tujuan mengembangkan kepribadian dan jiwa kepemimpinan bagi karyawan. “Pelatihan ini dikemas dengan bentuk pesantren kilat, untuk menumbuhkan jiwa ketauhidan bagi karyawan yang mengikuti serta untuk menambah pengetahuan di bidang keagamaan”, ucapnya.

Bacaan Lainnya

Mantan Direktur Utama Media Fajar Holding ini menambahkan, kegiatan ini adalah bentuk pengimplementasian kemampuan karyawan, dari dasar keagamaan yang diterapkan kedalam bisnis. Dirinya berharap setelah kegiatan ini, akan tercipta pemimpin baru yang  menjadikan nilai keagamaan sebagai dasar dalam memimpin perusahaan. “Di Pesantren Kilat ini, saya berharap kepada karyawan Fajar Group yang telah mengikuti, agar dengan sungguh-sungguh menerapkan nilai kegamaan yang telah diperoleh, untuk mengembangkan bisnis perusahaan,” ungkapnya.

Diketahui, Media Fajar Group setiap tahunnya menggelar pelatihan peningkatan kapasitas karyawan melalui pelatihan dasar kepemimpinan, dan tahun ini untuk pertama kalinya dikemas dalam bentuk Pesantren Kilat yang berpusat di Pondok Pesantren An Nur Kabupaten Maros.(res)

 

 

Pos terkait