Kolaborasi Pemkab Maros dan Elnusa Petrofin Dorong UMKM Naik Kelas

Penyerahan bantuan peralatan usaha kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Maros

MAROS – Pemerintah Kabupaten Maros melalui Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopurindag) bersama PT Elnusa Petrofin menyalurkan bantuan peralatan usaha kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Bantuan tersebut diberikan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL/CSR) bertajuk Teman Akselerasi Naik Kelas UMKM Petrofin (TANGKI).

Bacaan Lainnya

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh perwakilan PT Elnusa Petrofin kepada para pelaku UMKM.

Kegiatan ini disaksikan Bupati Maros Chaidir Syam, Wakil Bupati Maros Muetazim Mansyur, unsur Forkopimda, Kepala Diskopurindag Maros Andi Samsofyan, Kepala UPT PLUT UMKM Fahmi, para penerima bantuan, serta aparatur sipil negara (ASN) usai apel pagi di Lapangan Pallantikang, Maros, Senin (13/7/2026).

Kepala Diskopurindag Kabupaten Maros, Andi Samsofyan, mengapresiasi kepedulian PT Elnusa Petrofin dalam mendukung pengembangan UMKM di Kabupaten Maros.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan dunia usaha merupakan langkah strategis untuk memperkuat daya saing pelaku UMKM agar mampu berkembang dan naik kelas.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada PT Elnusa Petrofin yang telah memberikan perhatian kepada UMKM di Kabupaten Maros. Mudah-mudahan program seperti ini dapat terus berlanjut dan jumlah penerimanya semakin banyak pada tahun-tahun mendatang,” ujarnya.

Andi Samsofyan menjelaskan, selain 13 paket bantuan dari PT Elnusa Petrofin, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui Dinas Koperasi dan UKM juga menyalurkan bantuan peralatan kepada 16 pelaku UMKM.

Dengan demikian, total bantuan peralatan yang diserahkan pada kesempatan tersebut mencapai 29 unit.

Ia berharap seluruh bantuan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan kapasitas produksi, kualitas produk, dan omzet usaha para penerima.

“Gunakan dan pelihara bantuan ini dengan sebaik-baiknya. Mudah-mudahan dengan peralatan ini usahanya semakin berkembang, omzet meningkat, dan mampu memberikan manfaat yang lebih besar bagi keluarga maupun masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Bupati Maros Chaidir Syam mengatakan bantuan peralatan usaha dan kemasan merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas produk sekaligus daya saing UMKM.

Menurutnya, UMKM merupakan tulang punggung perekonomian daerah sehingga perlu mendapat dukungan melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, pemerintah provinsi, dan sektor swasta.

“Bantuan ini bukan sekadar seremonial, tetapi merupakan langkah nyata untuk meningkatkan produktivitas, memperbaiki kualitas kemasan, dan memperkuat daya saing produk UMKM Maros di pasar,” katanya.

Chaidir juga mengajak para pelaku UMKM untuk terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi, memanfaatkan digitalisasi, serta menjaga semangat inovasi dan gotong royong dalam mengembangkan usaha.

Perwakilan PT Elnusa Petrofin, Muhammad Rafli, mengatakan program TANGKI merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pemberdayaan UMKM di wilayah operasional distribusi perusahaan.

“Elnusa Petrofin merupakan anak perusahaan Pertamina Group yang mengelola distribusi BBM ke SPBU dan lembaga penyalur di delapan wilayah operasional di Sulawesi Selatan, termasuk Kabupaten Maros. Melalui program CSR ini kami ingin memberikan manfaat nyata bagi UMKM agar dapat berkembang,” ujarnya.

Ia menambahkan, program TANGKI sebelumnya difokuskan di wilayah Ring 1 perusahaan. Namun kini, program tersebut mulai diperluas ke daerah lain yang menjadi wilayah distribusi BBM perusahaan, termasuk Kabupaten Maros.

“Nilainya mungkin tidak seberapa, tetapi kami berharap bantuan ini dapat memberikan makna dan mendorong UMKM di Maros untuk terus naik kelas,” kata Rafli.

Melalui program TANGKI, pemerintah daerah dan sektor swasta diharapkan dapat terus memperkuat kolaborasi dalam mendorong pertumbuhan UMKM.

Sinergi tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya saing pelaku usaha sekaligus memperkuat perekonomian kerakyatan di Kabupaten Maros.

Pos terkait