Di Tengah Efisiensi Anggaran, Bupati Maros Tetap Prioritaskan Paskibraka 2026, Ketua PPI Beri Apresiasi

Ketua Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kabupaten Maros, Alridho Ramadhan.

MAROS – Komitmen Pemerintah Kabupaten Maros dalam mendukung penyelenggaraan Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Calon Paskibraka Tahun 2026 mendapat apresiasi dari Ketua Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kabupaten Maros, Alridho Ramadhan.

Menurutnya, dukungan tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan generasi muda tetap menjadi perhatian pemerintah di tengah kebijakan efisiensi anggaran.

Bacaan Lainnya

Apresiasi itu disampaikan Alridho saat menghadiri pembukaan Pusdiklat Calon Paskibraka Kabupaten Maros, Senin (20/07/2026).

Ia menilai keberlanjutan program Paskibraka merupakan bentuk nyata kepedulian pemerintah daerah dalam menjaga semangat kebangsaan sekaligus mempersiapkan generasi muda yang akan mengemban tugas kehormatan pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

“Kami menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Bupati Maros beserta Pemerintah Kabupaten Maros yang tetap memberikan perhatian dan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Paskibraka Tahun 2026. Ini menunjukkan bahwa pembinaan generasi muda tetap menjadi prioritas pemerintah daerah,” ujar Alridho.

Ia mengungkapkan, seluruh rangkaian kegiatan Calon Paskibraka, mulai dari pemusatan pendidikan dan pelatihan hingga kegiatan Desa Bahagia, telah dipastikan memperoleh dukungan anggaran melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Maros.

Ia juga mengungkapkan, bahwa kepastian tersebut menjadi modal penting agar seluruh proses pembinaan berjalan sesuai rencana.

“Segala bentuk kegiatan Calon Paskibraka, baik selama pelatihan maupun kegiatan Desa Bahagia, telah dijamin anggarannya oleh Bapak Bupati melalui Badan Kesbangpol Maros. Dukungan ini membuat peserta dapat fokus mengikuti seluruh tahapan pembinaan,” katanya.

Alridho menegaskan, keputusan pemerintah daerah untuk tetap mengalokasikan anggaran bagi Paskibraka di tengah efisiensi belanja merupakan kebijakan yang patut diapresiasi. Menurutnya, peringatan Hari Kemerdekaan bukan sekadar seremoni, tetapi momentum untuk menanamkan nilai patriotisme, disiplin dan jiwa kepemimpinan kepada generasi muda.

“Di tengah berbagai langkah efisiensi anggaran, kegiatan yang berkaitan dengan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tetap menjadi prioritas. Ini merupakan bentuk penghormatan kepada jasa para pahlawan sekaligus investasi dalam membentuk generasi muda yang berkarakter dan berintegritas,” tegasnya.

Pada penyelenggaraan Paskibraka Tahun 2026, sebanyak 264 pelajar dari berbagai SMA, SMK, dan MA di Kabupaten Maros mengikuti proses seleksi. Setelah melalui tahapan yang ketat dan objektif, sebanyak 72 peserta dinyatakan lolos sebagai Calon Paskibraka Kabupaten Maros dan akan menjalani pendidikan serta pelatihan sebelum bertugas pada upacara 17 Agustus mendatang.

“Sebanyak 72 peserta terbaik telah melalui proses seleksi yang objektif dan kompetitif. Mereka akan dipersiapkan secara fisik, mental, serta wawasan kebangsaan agar mampu menjalankan tugas sebagai pengibar dan penurun Bendera Merah Putih dengan penuh tanggung jawab,” ungkap Alridho.

Di akhir penyampaiannya, Alridho berharap seluruh peserta memanfaatkan masa pendidikan dan pelatihan sebagai wadah pembentukan karakter. Ia juga mengajak para calon Paskibraka untuk menjaga disiplin, kekompakan, dan semangat pengabdian agar mampu menjadi teladan bagi generasi muda di Kabupaten Maros.

“Kami berharap kepada seluruh calon Paskibraka mengikuti setiap proses dengan penuh tanggung jawab, menjaga nama baik daerah, serta membuktikan bahwa generasi muda Maros mampu menjadi teladan dalam disiplin, kepemimpinan dan semangat nasionalisme,” tutupnya.(*)

Pos terkait