PAREPARE, KILASSULAWESI.COM– Walau ditengah cuaca ekstrem angin kencang dan tingginya gelombang laut yang membuat ruas Jalan Mattirotasi, Tanggul Sumpang Minangae dipenuhi sampah berupa batang kayu dan plastik. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Parepare tetap berjibaku dalam membersihkan keberadaan sampah tersebut. “Kondisi terkini tanggul Sumpang Minangae, banyak berserakan kayu dan sampah plastik akibat angin kencang dan ombak tinggi yang menghantam pesisir daerah tersebut,” tulis Taufan Pawe di akun media sosial pribadinya.
Tidak sampai 24 jam, petugas kebersihan DLH Parepare sudah turun ke lokasi membersihkan dan mengangkut sampah. “Petugas kebersihan dari DLH Parepare, melakukan pembersihan sampah akibat luapan air laut di Sumpang Minangae,” kata Kepala DLH Parepare, Budi Rusdi. Dalam waktu singkat, ruas Jalan Mattirotasi sudah bersih dari sampah, dan bisa dilalui kendaraan. “Jaga kesehatan, dan tetap waspada. Dan mohon kerja sama ta semua, jangan buang sampah sembarang tempat terutama di selokan. Buanglah sampah pada tempat yang sudah disediakan,” pesan Budi Rusdi. (anj/B).






