Taufan Pawe Mundur, Ketua DPRD Parepare: Surat Kemendagri Diterima Akhir Agustus untuk Pj Wali Kota

Ketua DPRD Kota Parepare, Ir H Kaharuddin Kadir MSi

PAREPARE, KILASSULAWESI– Masa jabatan Wali Kota Parepare, Taufan Pawe bersama Wakil Wali Kota Parepare, Pangerang Rahim akan berakhir pada 31 Oktober 2023.

Namun, hingga saat ini belum ada gambaran siapa figur yang bakal menjadi Penjabat (Pj) Wali Kota Parepare. Walau, disisi lain Taufan Pawe telah mengajukan surat mundur dari jabatannya sebagai Wali Kota Parepare.

Bacaan Lainnya

Ketua DPRD Kota Parepare, Kaharuddin Kadir yang dihubungi Kilassulawesi.com mengaku belum mau terlalu jauh membahas persoalan Pj Wali Kota Parepare. Pasalnya, DPRD masih menunggu surat resmi Kemendagri untuk proses pengusulan nama-nama yang bakal menjadi Penjabat (Pj) Wali Kota.

“Sampai hari ini, belum ada gambaran mengenai siapa yang bakal menjadi Pj Wali Kota. Makanya kita menunggu surat resmi dari Kemendagri yang memerintah dan menjelaskan baru kita mulai,” jelasnya, Jumat, 11 Agustus 2023.

Surat Kemendagri itu, kata Kaharuddin, paling lambat akhir bulan Agustus ini akan kita terima. Karena pastinya, ada pertimbangan-pertimbangan yang disesuaikan dengan persyaratan sesuai Permendagri nomor 4 tahun 2023 tentang Penjabat Wali Kota. “Intinya surat Kemendagri itu memerintahkan untuk segera dilakukan proses,” ungkapnya.

Sesuai aturan dalam Permendagri, pengusulan Pj Wali Kota dilakukan oleh Menteri, Gubernur dan DPRD melalui Ketua DPRD. Dimana masing-masing dapat mengusulkan tiga nama. ” Di DPRD Parepare nanti itu koordinasinya ke partai politik, karena masing fraksi akan mengusulkan. Dan akan keluar tiga nama dari hasil akhir yang akan menjadi usulan ke Kemendagri,” katanya.

Kaharuddin pun mencontohkan pergantian Pj Gubernur Sulsel dimana DPRD terlebih dahulu dilakukan rapat pimpinan dan melakukan penjaringan. “Tapi rapat pimpinannya diperluas, dengan mengundang ketua-ketua fraksi dan alat kelengkapan DPRD,”katanya.

Dan dari rapat tersebut diputuskan nama-nama yang akan diusulkan. Namun hasilnya deadlock di DPRD Sulsel, karena dari tiga yang diusulkan keluar empat nama. “Kita hanya berharap di DPRD Parepare nanti, itu telah disepakati didalam rapat pimpinan untuk menghasilkan tiga calon. Sehingga dalam rapat paripurna tinggal di sahkan,” harapnya.

Jadi dari pengusulan yang masuk
kembali dilakukan pembahasan oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri), kemudian nama usulan calon Pj Wali Kota disampaikan kepada Presiden melalui Mensesneg. Nantinya pengangkatan Pj Wali Kota ditetapkan dengan Keputusan Menteri.

Terkait pencalonan Wali Kota Parepare untuk maju di Pileg 2024, lanjut Kaharuddin, itu telah dilakukan untuk pengunduran dirinya sebagai syarat administrasi untuk maju sebagai Bacaleg.

“Pengajuan Wali Kota itu sudah kita paripurnakan, dan telah kita kirim ke Kemendagri melalui Gubernur. Dan kita telah dipanggil oleh Kemendagri untuk mengklarifikasi bahwa DPRD Parepare telah melakukan proses sesuai prosedur yang ada,”bebernya.

Ditambahkannya, Surat Keputusan (SK) pemberhentian nantinya sesuai batas akhir pencermatan rancangan daftar calon anggota DPR itu pada 3 Oktober 2023. Namun, SK turun sebelum 3 Oktober dimana ada diktum yang mengatur bahwa masa jabatan Wali Kota Parepare berakhir pada 31 Oktober 2023.

” Jadi walau SK pemberhentian turun sebelum 31 Oktober. Namun ada klausul yang menjelaskan masa jabatannya berakhir pada 31 Oktober 2023, itu karena masa jabatan kepala daerah lima tahun sesuai Undang Undang. Tidak boleh kurang, tidak boleh lebih,”tutupnya.(*)

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *