Tinjau Proyek Jalan Produksi Nelayan di Pulau Battoa, Kadis DKP : Utamakan Kualitas

POLMAN,KILASSULAWESI,– Menyikapi adanya aksi protes Warga terhadap pekerjaan peningkatan produksi jalan nelayan yang ada di dusun Kapejang Desa Tonyaman kepala dinas kelautan dan perikanan (DKP) Polman Muhammad Akbar meninjau langsung kegiatan tersebut, Senin 28 Agustus 2023.

Kadis DKP itu datang bersama staf nya yang didampingi oleh rekanannya “pada prinsipnya pekerjaan jalan rabat beton ini bagus hanya saja ada sedikit pembuatan Dekker yang kurang pas, sehingga saya minta tolong pemborong nya atau pelaksana nya betul-betul bekerja profesional dan manfaatkan kekuatan lokal yang ada,saling kerja sama supaya proyek ini bisa sukses dan di nikmati oleh masyarakat sekitar sini yang menjadi pengguna jalan dan kalau pun masih ada anggaran untuk kelanjutan nya kami akan anggarkan di perubahan melalui APBD” terang Muhammad Akbar.

Bacaan Lainnya

Direktur CV Agro construktion selaku pelaksana kegiatan jalan produksi nelayan Andi Utta mengatakan akan memberdayakan masyarakat lokal untuk mensukseskan proyek ini, agar masyarakat nyaman menikmati jalan ini, terkait adanya insiden kecil yang memprotes pekerjaan Dekker itu hanya kesalahan fahaman antara tukang dan masyarakat.

menurut dia dengan adanya kejadian ini ia sangat bersyukur karena adanya keterlibatan warga yang prihatin melihat kualitas bangunan.”Alhamdulillah kita sangat bersyukur karena masyarakat sangat peduli dengan kegiatan yang ada di wilayah nya sehingga saya mengetahui itu dan langsung kelapangan untuk melihat situasi dan pekerjaan makanya saya bongkar karena memang tidak sesuai harapan,”ujar Andi Utta

Ia menyampaikan dalam kegiatan ini titik nya di penggal-penggal seusai dengan gambar dan perencanaan namun kalaupun ada jalan yang rusak yang tidak di sentuh oleh kegiatan ini pihaknya akan menambal jalan- jalan yang berlobang itu,”yang jelas kami akan bekerja sesuai gambar dan Spek yang ada kami juga berharap keterlibatan langsung masyarakat untuk memantau kegiatan ini,tegur kami ketika salah karena kami mau masyarakat menikmati kegiatan ini dengan nyaman tanpa kesan yang buruk, selain itu kami juga akan datang kan tenaga tukang yang profesional untuk membantu disini.”tutur Andi Utta.

Diketahui pembangunan proyek peningkatan jalan produksi nelayan yang ada di dusun Kapejang Pulau Battoa ini menelan anggaran sebesar Rp 800 juta dengan menggunakan anggaran alokasi khusus (DAK).(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *