MAROS – Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXIV tingkat Provinsi Sulawesi Selatan resmi ditutup di Lapangan Pallantikang, Kelurahan Pettuadae, Kecamatan Turikale, Maros, Sabtu (18/04/2026) malam.
Penutupan ajang keagamaan terbesar di Sulawesi Selatan itu berlangsung khidmat dan dihadiri jajaran pemerintah daerah, kafilah peserta, dewan hakim, panitia serta masyarakat.
Acara diawali dengan sembutan Ketua Panitia, Andi Muetazim Mansyur menyampaikan, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib dan sukses.
Ia menjelaskan, MTQ XXXIV mempertandingkan 8 cabang lomba dengan 25 golongan dan seluruh agenda berjalan sesuai rencana.
“Atas nama panitia, kami mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada para dewan hakim, para kafilah, jajaran panitia dan semua pihak yang ikut menyukseskan kegiatan ini sehingga berjalan dengan lancar,”ujar Muetazim.
Wakil Bupati Maros ini juga menyampaikan, apresiasi kepada para juara dan memberi motivasi kepada peserta yang belum berhasil meraih prestasi.
“Selamat kepada kafilah yang juara. Bagi yang belum, jangan berkecil hati, tetaplah belajar dan ambil pelajaran berharga dari pelaksanaan MTQ ini,”ucap Muetazim.
Muetazim juga secara khusus menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh unsur pemerintah, stakeholder, serta masyarakat Kabupaten Maros yang telah memberikan dukungan penuh sejak persiapan hingga penutupan kegiatan.
“Suksesnya penyelenggaraan MTQ XXXIV tidak lepas dari semangat kebersamaan, koordinasi serta kerja keras seluruh elemen yang terlibat. Intinya, berhasilnya kegiatan ini karena adanya kerja sama dan kerja keras kita semua,”terangnya.
Sementara itu, Bupati Maros, H. Andi Syafril Chaidir Syam menyampaikan, rasa syukur dan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, Kementerian Agama serta seluruh pihak yang telah mempercayakan Kabupaten Maros sebagai tuan rumah.
Menurut Chaidir, penunjukan Maros sebagai lokasi pelaksanaan MTQ menjadi momen bersejarah karena ajang tersebut baru kembali digelar di daerah itu setelah 35 tahun.
“Alhamdulillah, setelah 35 tahun MTQ kembali ke Maros. Selama sembilan hari pelaksanaan, ayat-ayat suci Al-Qur’an terus digemakan oleh para qori dan qoriah. Ini tentu menjadi keberkahan bagi daerah kami,”ujarnya.
Ia juga menyampaikan, terima kasih kepada Gubernur, Andi Sudirman Sulaiman dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi atas dukungan dan kepercayaan yang diberikan.
Meski pelaksanaan berlangsung sukses, Chaidir mengakui masih ada sejumlah kekurangan selama penyelenggaraan.
“Semua perlombaan berjalan lancar berkat dukungan semua pihak. Namun di balik kesuksesan ini tentu masih ada kekurangan. Kami mohon maaf atas segala kekurangan itu,”tuturnya.
Ia berharap hal-hal positif dari pelaksanaan MTQ dapat menjadi keberkahan bagi masyarakat Maros.
Usai sambutan Bupati Maros, acara dilanjutkan dengan sambutan Koordinator MTQ XXXIV Sulsel, Wahyadi Syarifuddin, kemudian pembacaan nama-nama para juara dari seluruh cabang lomba.
Penutupan MTQ XXXIV menandai berakhirnya sembilan hari pelaksanaan syiar Al-Qur’an di Kabupaten Maros yang berlangsung meriah, religius dan penuh semangat persaudaraan.(*)






