Lama Vakum, DKP Polman Fungsikan TPI

POLMAN, KILASSULAWESI – Lama vakum dari aktivitas akhirnya tempat pelelangan ikan (TPI) yang berada di kompleks Kantor Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP), Kelurahan Lantora, Kecamatan Polewali, Kabupaten Polman. DKP kembali memfungsikan TPI. Hal ini merupakan kebijakan pimpinan baru DKP lantaran melihat potensi kelautan yang sangat menjanjikan.

Kepala DKP Polman, Ahmad Kilang mengaku pasar sore yang berlokasi di kompleks DKP sangat diharapkan nelayan dan pedagang ikan untuk dapat meningkatkan pendapatan untuk kesejahteraan keluarga. Apa lagi TPI sudah lama tidak difungsikan.

Bacaan Lainnya

Maka dari itu, ini merupakan kondisi positif bagi pedagang ikan untuk menggunakan TPI sebagai sarana transaksi jual beli. Dan TPI ini bukan saja penjual ikan yg akan beraktivitas tapi juga penjual sayur dan kue.

Apalagi, lanjut Ahmad, menghadapi bulan suci ramadan.”Kita mengharapkan agar pasar sore sampe malam di TPI ini dapat berjalan dengan baik yang tentunya di bawah pengawasan Kepala Pasar dan Kepala UPTD PPI Polman”jelas Ahmad kilang usai meresmikan TPI untuk di operasikan, Jumat 8 Maret 2024.

Ahmad Kilang mengakui, diresmikannya Pasar Ikan TPI itu merupakan salah satu inovasi dari DKP yang bertujuan agar tempat pelelangan ikan yang selama ini sudah ada, bisa berfungsi secara maksimal sehingga dapat meningkatkan perekonomian di Kabupaten Polman, khususnya di Kecamatan Polewali.

Selain itu, DKP juga berupaya agar para Kapal Nelayan Penangkap Ikan bisa melakukan pembongkaran ikan hasil tangkapannya di Kompleks Pasar Ikan TPI.

Sementara itu, Kepala UPTD Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) TPI Azhar mengatakan, TPI yang ada di kompleks DKP itu tidak difungsikan sejak 2014 hingga sekarang. Sebab ada beberapa masyarakat nelayan yang tidak mau membongkar di TPI karena memilih membongkar hasil tangkapannya dekat rumahnya.

Sehingga melalui peresmian ini kita berharap fungsi TPI dapat berfungsi dan berjalan sebagaimana mestinya. ” TPI ini pernah di fungsikan tapi tidak bertahan lama karena masyarakat nelayan masih enggan membongkar di TPI. Maka dari itu melalui peresmian ini kita berupaya memaksimalkan fungsinya, namun untuk sementara ini memasuki bulan ramadan kita fungsikan sebagai pasar sore yang didalamnya ada penjual ikan, penjual sayur dan lainnya. Kedepan kita mau TPI difungsikan,”jelasnya.

” Jadi semua aktivitas baik jual beli maupun bongkar muat hasil tangkapan nelayan semua dilakukan di dalam TPI ini.”jelas Azhar (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *