POLMAN,KILASSULAWESI — Warga digegerkan penemuan sosok mayat lelaki dengan kondisi tergeletak di teras Kantor Baznas Polman, Jalan Mr. Yamin, Kecamatan Polewali Kabupaten Polman, Selasa 10 Oktober, pagi kemarin.
Hal itu diketahui dari informasi masyarakat, dimana diduga korban bunuh diri dengan cara menyayat pergelangan tangan kiri.
Menurut keterangan saksi bahwa almarhum sehari-hari membersikan kantor Baznas dan sering melihat korban tidur di teras.
Pada saat membersikan kantor saksi melihat korban masih tidur dan tidak bergerak. Setelah itu saksi memanggil keponakannya yang bekerja di kantor Baznas untuk mengecek kondisi korban, setelah melakukan pemeriksaan ternyata korban sudah meninggal dunia.
Saksi pun langsung menghubungi pihak kepolisian. Menindak lanjuti informasi tersebut Personil Piket Fungsi Polres Polman dan Polsek Polewali yang dipimpin oleh Ka SPKT Polres Polman IPDA KOMARUDDIN mendatangi TKP dan melakukan Pulbaket.
Kasi Humas Polres Polman AKP Suyuti menuturkan bahwa informasinya sekitar 3 hari yang lalu almarhum baru selesai dirawat dirumah sakit. Dimana dari hasil pemeriksaan yang bersangkutan menderita penyakit TBC dan selama ini yang bersangkutan tinggal kantor Baznas Polman.
Korban diketahui tidak memiliki tempat tinggal dan merupakan orang pendatang serta tidak memiliki keluarga di Polman.
Namun sebelumnya korban sempat tinggal di BTN Koppe bersama dengan orang tua angkatnya. Sebelum dibawah ke rumah sakit yang bersangkutan sudah beberapa kali meminta untuk dibelikan racun dengan tujuan untuk mencoba untuk bunuh diri.
Dari hasil olah TKP, kata Suyuti, ditemukan adanya pisau cutter dan racun tikus merek Konviplus serta adanya bekas sayatan dipergelangan tangan kiri korban.
“Olah TKP yang di lakukan mendapati barang bukti berupa pisau cutter dan racun tikus yang dicurigai sebagai barang yang dipakai untuk bunuh diri” ungkap Kasi Humas Polres Polman AKP Suyuti
Lanjut Suyuti pihaknya sudah melakukan penanganan lebih lanjut dengan membawa jenazah korban ke rumah sakit umum Andi Depu Polewali untuk dilakukan pemeriksaan atau visum guna mengetahui penyebab pasti kematian korban.
Korban meninggal dunia adalah bunuh diri dikarenakan kehabisan darah akibat luka sayatan di pergelangan tangan kiri korban.
Kemungkinan korban mengalami depresi akibat penyakit yang dialaminya, selain itu juga dikarenakan faktor ekonomi dikarenakan yang bersangkutan sudah lama tidak memiliki pekerjaan tetap. (*)






