Peringatan Maulid di Pulau Battoa, Muballigh tekankan jaga Sunnah Nabi dan Rasul

POLMAN, KILASSULAWESI — Peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw 1445 hijriah dilaksanakan di dua dusun di Pulau Battoa Desa Tonyaman yakni dusun Kapejang dan dusun Lendang, Kamis 5 Oktober 2023.

warga masyarakat di dua dusun ini sangat antusias menggelar Maulid dengan pernak-pernik menghiasi ember yang diisi telur lalu dibawa ke masjid, Maulid yang digelar ini pun sangat semarak masyarakat Ramai-ramai datang memadati Masjid guna mendengarkan hikmah Maulid dan mengambil keberkahan bulan maulid

Bacaan Lainnya

peringatan Maulid ini dihadiri beberapa tokoh masyarakat dan tamu undangan lainnya diantaranya Andi Kamaluddin (Puang kama) sekdes Tonyaman para guru di pulau dan juga anggota DPRD Provinsi Sulbar Andi Muslim Fattah.

Dalam sambutan salah satu tokoh masyarakat desa Tonyaman Andi Kamaluddin menyampaikan suatu kebanggaan dirinya bisa hadir bersama masyarakat pulau Battoa ini melaksanakan acara maulid,ia juga mengatakan kehadirannya disini ( Red. Masjid Kapejang) ingin mengulang kembali nostalgia saat-saat mesjid belum ada apa-apa nya.

“saya ini tidak punya apa-apa namun Alhamdulillah karena persatuan dan kebersamaan kita akhirnya mesjid ini bisa dibangun ini semua berkat kerjasama dan persatuan, kita padahal dahulu nya mesjid ini tidak nampak seperti masjid, namun sekarang Alhamdulillah bisa ditempati bersama melaksanakan Maulid,juga dahulu banyak pisang dibanding tiri namun sekarang ini banyak tiri dari pada pohon pisang ini,suatu kesukuran,”ujarnya.

dalam kesempatan itu ia juga berpesan peringatan maulid ini jangan sekedar ambil pisang dan telur melainkan Maulid ini yang perlu diambil hikmahnya yakni mari kita teladani akhlak Rasulullah Dalam mengarungi bahtera kehidupan.ucapnya

Kepala KUA kecamatan Binuang ustadz selaku pembawa hikmah Maulid Ahmad Yasin menyampaikan tiga perilaku yang patut di contoh dalam kehidupan Rasulullah yaitu pertama dalam kehidupan rumah tangga Rasulullah, dimana Nabi Sangat sayang kepada Istri dan anaknya ia tidak pernah berkata kasar kepada istrinya dan selalu memanjakan istri.

terus yang kedua kehidupan dalam lingkungan Rasulullah,dalam lingkungan nya ia Sangat baik dan menghargai orang lain tidak pernah ada orang yang melihatnya tidak senyum Rasulullah suka bersedekah bahkan terkadang uang Nabi habis hanya untuk bersedekah.

dan yang ketiga bagaimana Rasulullah beribadah,nabi tidak pernah lalai dalam beribadah bahkan pernah bengkak kakinya Nabi beribadah,diakhir ceramah nya ia berpesan bahwa di wilayah kita ini sudah banyak kelompok-kelompok yang masuk dengan paham membid’ahkan sehingga kita harus hati-hati terhadap paham seperti itu, dengan harapan mudah-mudahan tradisi seperti dapat dijaga namun yang paling utama bagaimana Sunnah-Sunnah nabi dapat terjaga.(*)

Pos terkait