POLMAN, – Tokoh masyarakat Kecamatan Wonomulyo, yang juga anggota DPRD Polman H.Syarifuddin daerah Pemilihan kecamatan Wonomulyo meminta agar pemerintah daerah kembali menempatkan unit pemadam kebakaran (Damkar) secara permanen di wilayah tersebut.
Permintaan ini muncul menyusul seringnya terjadi kebakaran yang dinilai membutuhkan penanganan cepat untuk meminimalisir kerugian.
Salah satu tokoh masyarakat Wonomulyo, H. Syarifuddin menyampaikan bahwa keberadaan pos Damkar di Wonomulyo sangat mendesak mengingat jarak tempuh dari pos induk pemadam di Polewali ke Wonomulyo memakan waktu lama.
“Dalam beberapa kejadian kebakaran, petugas Damkar sering datang terlambat karena harus menempuh jarak yang jauh. Padahal, dalam situasi darurat, waktu sangat menentukan.Contohnya kebakaran kemarin yang terjadi di dijalan padi unggul yang sempat merenggut nyawa seseorang, itu karena lambat Damkar tiba,seandainya ada stanby kemungkinan cepat tertangani.ungkap H.Syarifuddin kepada Media ini Kamis 28 Agustus 2025.
Menurut Legislator Fraksi PAN itu,bahwa Kecamatan Wonomulyo merupakan wilayah padat penduduk dengan aktivitas ekonomi yang tinggi. Banyaknya rumah toko (ruko), pasar tradisional, dan permukiman padat membuat wilayah ini rentan terhadap kebakaran.
Warga berharap agar pemerintah daerah melalui Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan segera mempertimbangkan penempatan satu unit mobil Damkar beserta personel yang siaga di Wonomulyo secara permanen.
Menanggapi hal tersebut, kepala UPTD Damkar Polman Imran,Sip menyatakan kesiapannya jika Unit damkar di tempatkan di kecamatan Wonomulyo.Namun ia meminta kepada pihak kecamatan untuk dapat menyiapkan anggaran perawatan dan operasional Armada.
“Kalau diminta kami siap tempatkan,dengan catatan anggaran pemeliharaan dan operasional disiapkan di kecamatan, karna itu menjadi tanggungan kecamatan jika unit damkar disiagakan di tempat tersebut, tahun 2024 lalu pernah stanby di kecamatan Wonomulyo,selang berapa bulan kami tarik karena armada tersebut tidak berfungsi karena tidak terawat,”ujar Imran.
Dikonfirmasi Camat Wonomulyo, Samiaji belum ada tanggapan karena hp nya aktif namun tidak dijawab.(*)






