Meledak !! Empat Tersangka OTT Jadi Pejabat di Parepare

Ketua Koalisi Masyarakat Parepare Anti Korupsi Parepare, Mu’tashim Ary Fasieh

PAREPARE, KILASSULAWESI– Mutasi dan rotasi yang juga mengakibatkan di non jobkannya sejumlah pegawai termasuk anak mantan Wali Kota Parepare. Kondisi itu pun menuai sorotan. Bukan hanya itu, kabar tak sedap pun mulai menjadi perbincangan jika diduga ratusan pejabat yang dilantik adalah ASN berkedok tim pemenangan Taufan Pawe di Pileg 2024.

Pelantikan yang dinilai penuh dengan keganjilan itu diperparah dengan dilantiknya empat tersangka operasi tangkap tangan (OTT) dan seorang pelanggar asusila. Kelimanya mendapat promosi jabatan jelang akhir masa jabatan Wali Kota Parepare, Taufan Pawe, Senin, 30 Oktober 2023, lalu.

Bacaan Lainnya

Ketua Koalisi Masyarakat Parepare Anti Korupsi (Kompak) Parepare, Mu’tashim Ary Fasieh membenarkan kondisi tersebut, Rabu, 1 November 2023, pagi ini. Keempatnya pejabat yang dilantik itu bahkan telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Tim Tipikor Polres Parepare sejak Agustus 2018.

Mereka yakni, Zulkarnaen yang dilantik sebagai Kepala Bappeda, Muh Idris sebagai Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Dede Alamsyah Wakkang sebagai Sekretaris Bappeda dan Mustadirham selaku Sekretaris Pendidikan dan Kebudayaan. Dan satu pejabat pelanggar asusila dilantik menjadi Camat.

” Baru terjadi, ada pejabat berstatus tersangka mendapat kado manis diakhir jabatan Wali Kota Parepare. Apakah ini makna dalam rangka menciptakan good governance di lingkungan Pemerintah Kota Parepare,”ujar Mu’tashim Ary Fasieh.

Walau diketahui, kasus OTT ini tak kunjung dinyatakan lengkap atau P-21 oleh kepolisian. Namun dari keempat tersangka diduga kuat menerima fee dari proses tender proyek yang dilakukan di ULP Parepare pada 2017 lalu.

Dimana OTT dilakukan Tim Saber Pungli terjadi di ruangan kerja ULP di Kantor Wali Kota Parepare. “Kapolres maupun Pj Wali Kota Parepare, patut memperhatikan kondisi peninggalan Wali Kota Parepare tersebut. Hukum haruslah ditegakkan,”tegasnya.

Cuci Gudang di BKD

Terpisah, Ketua LSM Laskar Indonesia Kota Parepare, Sofyan Muhammad juga menyoroti terkait cuci gudang pejabat dilingkup Badan Keuangan Daerah Pemkot Parepare. ” Ada apa akhir jabatan Taufan Pawe cuci gudang dilingkungan BKD. Mencurigakan, jangan sampai upaya menghilangkan jejak dengan berbagai dugaan atas pengelolaan keuangan daerah selama ini,”katanya.

Hal ini menarik, kata Sofyan, karena parepare jumlah devisit yang sebenarnya tidak diketahui dengan jelas. Karena baik Pemkot maupun DPRD tidak ada yang memberikan data valid tentang jumlah devisit. “Kami yakin jika persoalan devisit daerah jelas menderang, maka dipastikan bisa menjatuhkan elektabilitas kepala daerah,” tutupnya.(*)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *