Wabup Majene Harap Sekolah Tetapkan Konsep 3R

Wakil Bupati Majene Arismunandar Kalma foto bersama setelah upacara bendera di halaman SDN 48 Pakkola

MAJENE, KILASSULAWESI— Sampah masih menjadi salah satu permasalahan bagi pemerintah untuk segera teratasi.

Pengelolaan sampah sangat perlu dilakukan dalam meminimalisir dampak buruknya, sebab, sampah yang menumpuk tanpa adanya pengelolaan yang benar dapat menimbulkan permasalahan, seperti penyakit dan menghasilkan zat kimia berbahaya.

Bacaan Lainnya

Permasalahan ini, mendorong perlunya memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya sikap peduli terhadap lingkungan.

Untuk itu, pendidikan karakter peduli lingkungan harus ditanamkan, baik kepada masyarakat maupun kepada peserta didik, sehingga mampu menerapkan dalam kehidupan melalui sosialisasi, yaitu dengan mengajak untuk melaksanakan pengelolaan sampah berbasis Reduce, Reuse, Recycle (3R).

Hal ini, dituturkan Wakil Bupati Majene Arismunandar Kalma saat bertindak sebagai Inspektur Upacara Bendera di SDN 48 Pakkola Kelurahan Banggae Kabupaten Majene, kemarin.

“Kegiatan upacara bendera ini, sekaligus menyosialisasikan sekaitan dengan pemanfaatan Tempat Pengolahan Sampah 3R sebagai pola pendekatan pengelolaan persampahan pada skala komunal atau kawasan yang melibatkan peran aktif pemerintah dan masyarakat serta lembaga pemberdayaan masyarakat,” tuturnya.

Aris menguraikan, pengelolaan sampah tidak hanya membantu mengurangi volume sampah tetapi juga akan menjadi tambahan pemasukan melalui pemanfaatan TPS 3R.

Karenanya, Aris berharap, agar setiap sekolah jajaran Dinas Pendidikan dan pemuda Olahraga (Disdikpora) Majene untuk menerapkan konsep 3R.

“Ada nilai plusnya, pengolaan sampah bisa menjadi tambahan pemasukan yang dikonversi dalam bentuk tabungan yang tercatat sebagai saldo pribadi,” urainya. (Ahp)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *