Isu Setoran Fee 17%, Akbar Ali Sebut Ada Kelompok tak Bebas Cari Uang di SKPD

Pj Wali Kota Parepare, Akbar Ali

PAREPARE, KILASSULAWESI– Penjabat Wali Kota Parepare, Akbar Ali menegaskan, selama dirinya menjabat tidak ada fee untuk mendapatkan pekerjaan proyek pemerintah di Parepare. Pernyataan itu disampaikan Akbar Ali yang juga merupakan Direktur Kewaspadaan Nasional Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri atas berbagai cuitan di medsos facebook soal dugaan setoran dan fee 17 persen.

Dari pantauan Kilassulawesi.com, disalah satu group facebook, Parepare Independent cuitan-cuitan tersebut diantaranya: ” Terdeteksi Adanya Isu Kegaduhan Tentang Setoran dan Fee 17%. Klu sdh karakter maka siapapun pengusaha terap muncul yang serakah “. “Persoalan waktu ji pembuktian isi adanya fee 17% berikut setoran lainnya. Kota terlalu sempit utk simpan rahasia”. “Semoga di OTT itu isu setoran dan fee 17% biar kota bersih dari hal2 yang munafik”.

Bacaan Lainnya

Pj Wali Kota Parepare, Akbar Ali menyikapi cuitan-cuitan itu menegaskan, buktikan atau tunjukan siapa yang pernah bayar 17 persen ke saya secara langsung atau tidak langsung.

Akbar Ali menilai issu tersebut dihembuskan oleh kelompok yang tidak senang kepadanya, karena tidak bebas lagi mencari uang di SKPD dengan cara mengintimidasi.

“Saya masuk bulan November, karena kondisi yang sudah mepet dan kondisi keuangan sehingga banyak kerjaan yang saya nilai untuk tidak perlu dijalankan. Sementara mereka sebelumnya telah terlanjur menyetor fee pada pihak lain sebelum saya masuk, karena kegiatannya yabg tidak dijalankan. Maka mereka kecewa dan hembuskan isu tersebut,”ungkapnya dalam percakapan WhatsApp, Sabtu, 16 Maret 2024.(*)

 

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *