Pj Wali Kota Parepare Resmi Lantik Iwan Asaad sebagai Kepala Inspektorat

Pelantikan H Iwan Asaad sebagai Kepala Inspektorat Kota Parepare

PAREPARE, KILASSULAWESI–Mantan Sekda Kota Parepare, H Iwan Asaad resmi dilantik dengan jabatan baru sebagai Kepala Inspektorat Kota Parepare. Pelantikan dilakukan langsung oleh Pj Wali Kota Parepare, Akbar Ali yang dilaksanakan, Senin, 29 April 2024 di Aula Kantor Wali Kota Parepare.

Pelantikan tersebut pun menepis berbagai tudingan mering kepada Iwan Asaad. Terlebih terbitnya surat somasi yang diajukan mantan Wali Kota Parepare, Taufan Pawe melalui surat kuasa khusus ke Tim Advokat dan Konsultan Hukum dari Kantor Hukum TAUFAN PAWE & ASSOCIATES tertanggal 25 Maret 2024.

Bacaan Lainnya

Selain Iwan Asaad, Pj Wali Kota Parepare juga melantik Andi Erwin Pallawarukka sebagai Kepala Dinas Sosial Kota Parepare. Pj Wali Kota Parepare, Akbar Ali usai pelantikan menyampaikan harapannya agar kedua pejabat yang baru dilantik dapat menjalankan tugasnya dengan penuh integritas, dedikasi, dan tanggung jawab.

Selain itu, diharapkan pula bahwa langkah-langkah yang diambil oleh pemerintah Kota Parepare ini dapat memberikan dampak positif yang besar bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat setempat.

Pejabat Kemendagri itu juga memaparkan pelantikan dua pejabat eselon II telah sesuai dengan ketentuan perundang-undangan tanpa ada yang dilanggar. “ Penjabat Walikota memiliki kewenangan yang hampir sama dengan Wali Kota yang dipilih secara elektoral (Pilkada). Mutasi dilakukan setelah mendapat persetujuan tertulis dari Menteri Dalam Negeri,” tutupnya.

Berikut isi somasi yang beredar di group WhatsApp, pertanggal 28 April 2024.

Sehubungan dengan pelantikan H. Iwan Asaad, AP, MSi sebagai Inspektur Daerah Kota Parepare yang akan dilaksanakan pada hari Senin, 29 April 2024 maka dengan ini kami mengirimkan surat SOMASI (Peringatan Hukum) kepada Penjabat Walikota Parepare untuk menunda Pelantikan Inspektur Daerah Kota Parepare dengan dasar dan alasan sebagai berikut:

1. Bahwa Surat Keputusan mengenai sah atau tidaknya pencabutan dari Hukuman Disiplin dari H. Iwan Asaad, AP, M.Si sedang dalam pengujian (toetsing gronden) dalam Perkara Nomor 42/G/2024/PTUN. Mks di Pengadilan Tata Usaha Negara Makassar dengan Objek Sengketa;

2. Bahwa apabila Surat Keputusan Wali Kota Parepare Nomor 880 Tahun 2023 tertanggal 29 Nopember 2023 tentang Pencabutan Surat Keputusan Wali Kota Parepare Nomor 798 Tahun 2023 tentang penjatuhan hukuman disiplin berupa penurunan pangkat setingkat lebih rendah selama 1 (satu) tahun kepada Pegawai Negeri Sipil H. Iwan Asaad, AP., M.Si dinyatakan batal demi hukum, tidak sah dan tidak memiliki kekuatan hukum mengikat, maka Seleksi, Pemilihan dan Pelantikan H. Iwan Asaad, AP., M.Si secara mutatis mutandis akan
menjadi tidak sah dan batal demi hukum juga

3. Bahwa Saudara H Iwan Asaad, AP., M.Si sedang dalam proses Penyelidikan di Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan atas Laporan Polisi atas Dugaan tindak pidana berdasarkan Pasal 26 Ayat (1) Jo Pasal 30 Ayat (1) jo Pasal 35 jo Pasal 46 Ayat (1) jo Pasal 52 Ayat (2) Undang-undang Nomor 11 Tahun 2008 Tentang informasi dan transaksi Elektronik jo. Undang-undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik kepada Iwan Asaad AP., M.Si. sehingga apabila H Iwan Asaad AP., M.Si dilakukan penahanan oleh Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan maka H. Iwan Asaad AP., M.Si tidak akan dapat melaksankan Tugas Pokok dan Fungsi sebagai lnspektur Daerah Kota Parepare;

4. Bahwa apabila Pelantikan Inspektur Daerah Kota Parepare masih tetap dilanjutkan dan di kemudian hari Surat Keputusan Wali Kota Parepare Nomor 880 Tahun 2023 tertanggal 29 Nopember 2023 tentang Pencabutan Surat Keputusan Wali Kota Parepare Nomor 798 Tahun 2023 tentang penjatuhan hukuman disiplin berupa penurunan pangkat setingkat lebih rendah selama 1 (satu) tahun kepada Pegawai Negeri Sipil H. Iwan Asaad, AP., M.Si dinyatakan batal demi hukum dan/atau H. Iwan Asaad, AP., M.Si terbukti melakukan Tindak Pidana, maka biaya pengeluaran pelaksanaan Pelantikan serta Gaji, Tunjangan Daerah dan Penghasilan lain dari Inspektur Daerah Kota Parepare yang dibebankan kepada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah akan dapat menjadi temuan kerugian daerah oleh karena Pengelolaan keuangan daerah kota Parepere tidak dikelola secara cermat dan berhati-hati.

Berdasarkan dasar dan alasan yang telah diuraikan di atas dan agar pelantikan Inpektur Daerah Kota Parepare tidak menjadi sia-sia dan tidak menjadi permasalah hukum baru dikemudian hari maka kami meminta dengan hormat kepada Sdr Penjabat Walikota Parepare akan dengan ini kami memberikan
peringatan hukum kepada Penjabat Walikota Parepare sebagai berikut:

1. Menunda Pelantikan H. Iwan Asaad, AP., M.Si sebagai Inpektur Daerah Kota Parepare yang akan dilaksanakan pada hari Senin, 29 April 2024 hingga Proses Pemeriksaan Perkara Nomor 42/G/2024/PTUN. Mks di Pengadilan Tata Usaha Negara Makassar telah selesai dan telah diterbitkan Putusan Pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap (Inkracht):

2. Memberlakukan Ketentuan Pegawai Negeri Sipil yang terlibat
pidana sebagaimana diatur dalam Peraturan Perundang-undangan dengan melakukan Pemberhentian Sementara terhadap Pegawai Negeri Sipil H. Iwan Asaad, AP., M.Si;

3. Agar tetap bertindak dan bersikap Profesional, Proporsional, dan Netral dalam menggunakan kewenangannya sebagai Penjabat Walikota dengan tetap berpedoman pada Asas-Asas Umum Pemerintahan yang Baik dan tetap mematuhi Peraturan Perundang-undangan.(*)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *