Survei Simulasi Bawacabup Zainal Abidin dengan Tiga Kandidat Cabup Trendnya Asyik

filter: 0; jpegRotation: 0; fileterIntensity: 0.000000; filterMask: 0; module:1facing:0; hw-remosaic: 0; touch: (-1.0, -1.0); modeInfo: ; sceneMode: Hdr; cct_value: 0; AI_Scene: (-1, -1); aec_lux: 48.0; hist255: 0.0; hist252~255: 0.0; hist0~15: 0.0;

POLMAN, KILASSULAWESI — Survey Logos Politika merilis survey Bakal calon wakil Bupati Polman Zainal Abidin di 9 Kecamatan untuk Polman A.yang dilakukan di tanggal 10-17 Juni 2024 dengan simulasi 3 pasangan calon Bupati dari Polman A

Kegiatan dilaksanakan di Cafe salili kecamatan Wonomulyo senin sore 8 Juli 2024 itu dihadiri ketua DPD I partai Gelora Sulbar Hajrul Malik dan ketua DPD II Gelora Polman Zainal Abidin.Dalam rilis nya pasangan Dirga AP Singkarru- Iskandar Muda Baharuddin Lopa mengungguli calon pasangan lain nya,yakni 40,33 persen,namun ketika H.Syamsul Mahmud pasangan H.Zainal Abidin perolehan survey 32,60 persen dan Ir Bebas Manggazali Siti Rahmawati KDI 21,8 Persen,tetapi ketika H.Syamsul Mahmud berpasangan H.Hasan bado,survey nya,22,100 persen,A.Masri pasangan Chuduriah hasil perolehan survey nya,21,14 persen dan Dirga AP Singkarru 51,83 persen

Bacaan Lainnya

Mainunis menyampaikan survey ini satu hari setelah Dirga AP Singkarru melakukan deklarasi pasangan,sehingga dari situ hasil perolehan survey diungguli Dirga Iskandar Muda,sementara dua bakal pasangan lain nya masih bergerak sendiri – sendiri

Direktur Lembaga Survei Logos Politika, Maniunis Amin, juga mengatakan, hasil survei yang ia temukan pada periode Juni menunjukan jika tren Zainal Abidin terus meningkat jika dipasangkan dengan H.Samsul Mahmud.

“Simulasi Pemilihan Polman A menunjukkan jika H.Samsul Mahmud dengan H.Zainal Abidin dipasangkan tren sangat tinggi hampir 10 persen mengalami kenaikan, ini masih simulasi apalagi kalau sudah dipatenkan,” kata bang inu sapaan akrabnya

Menurutnya Survei yang dilakukan bukan untuk melihat siapa calon Bupati yang akan Maju dalam Pilkada Polman, juga tidak mengukur pasangan calon Bupati Polman.

“Yang kita ukur ini bagai mana trendnya, bagai mana kita mengukur ketua DPD Partai Gelora Polman ketika dipasangkan dengan 3 kandidat ini dan hasilnya seperti yang tertera diatas,” ujarnya.

Ia menjelaskan pihaknya sengaja melakukan survei di Polman A untuk kebutuhan strategi pemetaan dan hal itu dinilai sudah cukup mewakili Simulasi Pemilihan di Polman.

“Bagi kami sudah cukup mewakili, karena kebutuhan simulasi, bukan untuk melihat tren elektoral seluruh kabupaten, bukan keseluruhan dari Polman bukan itu inti target dari survei yang mau di ukur itu hanya Polman A karena kebutuhan strategi pemetaan Zainal Abidin itu di Polman A, kalau Polman A sudah mencukupi titik merahnya sudah dicapai, hampir sudah kita pastikan sudah bisa kita lewati,” ujarnya.

Sementara itu, Zainal Abidin, mengatakan, setelah melihat hasil survei pihaknya akan memperkuat komunikasi antara Partai Gelora dan Partai Golkar bukan hanya dari tingkat daerah melainkan juga ditingkat Nasional.

“Saya kira tidak ada lagi yang kita lakukan di daerah ini, kita hanya menunggu keputusan dari Pusat, kalau pusat bilang kita pasangan kita akan pasangan,” ujarnya.

Ia menyebut jika Samsul Mahmud juga menginginkan berpasangan dengan dirinya, palagi dia telah mengatakan jika kendaraan yang akan digunakan yaitu partai Golkar.

“Saya kira gestur yang ditunjukkan oleh Samsul Mahmud juga sudah menunjukkan jika dia mau pasangan dengan kita, walaupun secara verbal dia tidak mengatakan itu, tetapi secara gestur dia menunjukkan itu,”ujarnya.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *