Bawaslu Imbau Masyarakat Awasi Penyelenggara di Pilkada Parepare

PAREPARE, KILASSULAWESI– Isu tentang pengawasan penyelenggara, netralitas hingga perhatian terhadap penyandang disabilitas. Hal itu menjadi diskusi menarik dalam rapat koordinasi persiapan pemungutan dan penghitungan suara yang digelar KPU Parepare, Jumat, 15 November 2024 di Hotel Satria Wisata.

Anggota Bawaslu Kota Parepare, Susilawati membeberkan 4 poin yang patut menjadi perhatian dalam persiapan pemungutan suara. Selain itu ada 12 potensi identifikasi kerawanan dalam pelaksanaan pemungutan suara dan 6 poin dalam pelaksanaan pemungutan suara.

Bacaan Lainnya

Susilawati pun berharap agar masyarakat berpartisipasi aktif dalam mengawasi penyelenggara. ” Masyarakat kami minta awasi head hoc, karena jangan sampai mereka tergoda. Pengawas harus tegakan hukum pemilu. Sampaikan jika ada tidak netral,” tegasnya.

Ia pun mengakui, pengawasan di 197 TPS reguler tak mampu sepenuhnya bisa di akses untuk membantu 980 jumlah pemilih penyandang disabilitas. Dan itu patut menjadi perhatian penyelenggara dalam hal ini KPU, utamanya pada pelaksanaan bimtek KPPS.

Sebelumnya, Ketua KPU Parepare Muh Awal Yanto dalam pembukaan rakor persiapan pemungutan dan perhitungan suara bersama stakeholder pada pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota Parepare.

Rakor ini bertujuan untuk menghimpun masukan dan pandangan dari para peserta terkait pelaksanaan pemungutan dan perhitungan suara. “Kami berharap kegiatan ini bisa menjadi landasan awal untuk memperkuat koordinasi hingga hari pemungutan suara nanti,” katanya.

Ia juga menjelaskan bahwa KPU telah melibatkan Pemkot Parepare dalam proses distribusi logistik, yang akan segera didistribusikan ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) di seluruh wilayah Parepare. “Distribusi logistik akan melibatkan banyak pihak karena surat suara ini yang nantinya akan kita bawa ke TPS,” ungkapnya.

Dia menyampaikan, guna memastikan distribusi berjalan lancar dan aman, KPU Parepare berencana mengadakan rapat koordinasi lanjutan dengan pihak kecamatan dan kelurahan pada 22 November 2024. “Kami ingin memastikan semua berjalan tanpa hambatan,” jelasnya.

Sorotan

Ada yang menarik perhatian peserta, dimana rakor yang dihadiri Ketua KPU Kota Parepare Muh Awal Yanto, Komisioner KPU Kota Parepare, Kalmasyari, Ilham H Muhtar, dan Nur Islah. Beberapa komisioner telah meninggalkan lokasi sebelum kegiatan berakhir yang menyisahkan dua komisioner yakni Nur Islah dan Ilham.

Dan mirisnya, rakor itu dihadiri perwakilan Pemerintah Kota (Pemkot) dari Kesbangpol dan Disdukcapil Kota Parepare, dan unsur Forkopimda serta LO dari masing-masing pasang calon (paslon) Wali Kota Parepare.

Sementara, Komisioner KPU lainnya, Nur Islah, menekankan pentingnya sinergi antara KPU dan para pemangku kepentingan. “Melalui kegiatan ini, kami berharap mendapatkan masukan penting tentang apa saja yang perlu dipersiapkan untuk 27 November nanti,” tutupnya.(*)

Pos terkait