MAJENE– Kapolres Majene, AKBP Muhammad Amiruddin, mendampingi Kapolda Sulawesi Barat (Sulbar), Irjen Pol. Drs. R. Adang Ginanjar S., M.M, bersama Ketua Bhayangkari Daerah Sulbar, Ny. Miranti Adang, dalam kegiatan penebaran ribuan benih udang di perairan Kecamatan Malunda pada Rabu, 26 Maret 2025.
Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya mendukung program pemerintah untuk meningkatkan ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat pesisir.
Langkah ini menjadi bukti nyata dukungan terhadap pemberdayaan masyarakat pesisir serta peningkatan produktivitas sektor perikanan. Dalam kegiatan tersebut, Kapolda Sulbar dan rombongan tidak hanya menebar benih udang ke perairan, tetapi juga menyempatkan diri untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat setempat. Mereka mendengarkan aspirasi warga dan memberikan arahan terkait teknik budidaya udang yang baik dan berkelanjutan.
Kapolda Sulbar menekankan pentingnya kolaborasi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun ketahanan pangan. “Ketahanan pangan bukan hanya tanggung jawab pemerintah saja, tetapi juga tanggung jawab kita bersama. Dengan menebar benih udang ini, kita berharap dapat meningkatkan pendapatan masyarakat pesisir, mengurangi angka kemiskinan, dan pada akhirnya meningkatkan ketahanan pangan di Sulbar,” ungkap Irjen Pol. Adang Ginanjar.
Aksi ini mendapatkan apresiasi tinggi dari masyarakat dan pemerintah daerah setempat. Salah seorang warga, Tri Murtiningsih, menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan yang diberikan. “Terima kasih Pak Kapolda atas dukungan dan bantuannya. Keberhasilan program ini tentu memberikan dampak positif yang signifikan bagi kesejahteraan masyarakat Malunda,” ujar Tri.
Selain masyarakat, pemerintah daerah juga mengapresiasi kegiatan ini sebagai langkah strategis dalam mendukung program ketahanan pangan nasional dan pemberdayaan sektor perikanan.
Polda Sulbar berkomitmen untuk terus mendukung program-program yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat Sulawesi Barat. Kapolda Sulbar berharap kegiatan seperti ini tidak hanya memberikan manfaat jangka pendek, tetapi juga menjadi langkah awal dalam membangun sektor perikanan yang lebih kuat dan berkelanjutan di wilayah pesisir.
Kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam memanfaatkan potensi perikanan sebagai solusi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir sekaligus ketahanan pangan regional.(*)






