Korban Nelayan yang Dilaporkan Hilang di Tanjung Lero Ditemukan Selamat di Bojo Lojie

Sarifuddin (60) usai ditemukan warga

PINRANG– Setelah melalui pencarian intensif yang melibatkan berbagai pihak, Sarifuddin (60), nelayan asal Desa Lero yang sebelumnya dilaporkan hilang saat memancing di sekitar perairan Tanjung Lero, akhirnya ditemukan dalam kondisi sehat. Korban ditemukan di perairan Bojo Lojie, Kabupaten Barru, pada Selasa sore, 1 April 2025.

Keberhasilan pencarian ini menjadi angin segar bagi keluarga korban dan seluruh masyarakat Desa Lero yang terus diliputi kekhawatiran. Proses pencarian melibatkan koordinasi antara kepolisian, BASARNAS, dan masyarakat setempat, yang bahu-membahu menyisir area yang diduga menjadi lokasi terakhir korban terlihat.

Bacaan Lainnya

Menurut informasi yang disampaikan oleh Bripka Muh Ahris Barakasi, Komandan Kapal Polisi XIV-2009 Parepare, korban berhasil ditemukan setelah tim pencarian memperluas radius pencarian menuju perairan Bojo Lojie, mengikuti arus laut yang diperkirakan membawa perahu korban. “Alhamdulillah, korban ditemukan dalam keadaan sehat dan tidak mengalami cedera serius. Kami sangat bersyukur atas hasil ini,” ungkapnya.

Sementara itu, Sarifuddin sendiri mengungkapkan rasa syukurnya atas keselamatan yang ia alami. Ia menyebut bahwa angin kencang sempat membuat perahunya terombang-ambing sebelum akhirnya terbawa arus menuju perairan Bojo Lojie. “Saya hanya bisa berdoa agar selamat, dan alhamdulillah tim pencarian datang tepat waktu,” ujarnya.

Kabar baik ini disambut dengan suka cita oleh keluarga dan masyarakat Desa Lero. Mereka mengadakan doa syukur bersama sebagai ungkapan terima kasih kepada Tuhan atas keselamatan Sarifuddin. Kejadian ini sekaligus menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan terhadap perubahan cuaca, serta perlunya perlengkapan keselamatan saat beraktivitas di laut.

Pihak berwenang juga memberikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat dalam pencarian ini. “Solidaritas dan kerja sama yang ditunjukkan semua pihak benar-benar luar biasa. Ini adalah bukti nyata bahwa dalam situasi sulit, kita dapat bersatu untuk mencapai tujuan bersama,” tambah Bripka Muh Ahris Barakasi.

Dengan ditemukannya Sarifuddin, peristiwa yang sempat menegangkan ini berakhir dengan penuh rasa syukur dan pelajaran penting bagi seluruh masyarakat pesisir.(*)

Pos terkait