JAKARTA– Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana, menyambut hangat para tamu negara dalam rangkaian acara Joint Commission Meeting ke-37 dari Komisi UN Tourism untuk Asia Timur dan Pasifik (CAP) serta Asia Selatan (CSA). Dengan tema “Harmoni dalam Keberagaman,” acara ini menjadi momen penting untuk memperkuat hubungan antarnegara anggota sekaligus mempromosikan pesona pariwisata Indonesia.
Dalam sambutannya, Menteri Widiyanti menyoroti keberhasilan rangkaian hari pertama acara ini dan menekankan pentingnya momen ini bagi diplomasi pariwisata Indonesia. “Acara malam ini merupakan lanjutan dari hari pertama yang sukses dan membuahkan hasil dari The 37th Joint Meeting of the UN Tourism Commission for East Asia and the Pacific dan the UN Tourism Commission for South Asia,” ujarnya.
Acara malam hari tersebut menghadirkan pertunjukan seni, budaya, serta beragam cita rasa kuliner tradisional yang memukau para tamu. Indonesia menampilkan kekayaan warisan budaya yang mencerminkan semangat persatuan dan keberagaman, sekaligus menegaskan posisinya sebagai destinasi pariwisata yang ramah, inklusif, dan kaya akan nilai budaya.
Kelancaran kegiatan ini tidak lepas dari kolaborasi erat antara pemerintah, mitra strategis, dan sponsor yang berkontribusi aktif. Menteri Widiyanti turut menyampaikan terima kasih atas dukungan para pihak yang memperkuat pesan persatuan dan keberagaman.
“Selamat datang di kota kami yang indah dan semarak, Jakarta. Saya harap Anda menikmati malam ini dan merasakan keramahtamahan luar biasa yang menjadi kebanggaan Indonesia,” tambah Menteri Widiyanti dalam sambutannya.
Selain menjadi ajang diplomasi, Joint Commission Meeting ini diharapkan dapat mendorong diskusi bermakna dan kolaborasi menuju masa depan pariwisata yang berkelanjutan. Menteri Widiyanti menekankan pentingnya diskusi dan pertukaran ide untuk kemajuan pariwisata global. “Semoga rangkaian acara hari ini menginspirasi percakapan yang bermakna, menjalin persahabatan yang langgeng, dan memperdalam komitmen bersama kita terhadap nilai-nilai yang kita junjung tinggi,” harapnya.
Melalui acara ini, Indonesia kembali meneguhkan citranya sebagai negara yang kaya akan budaya dan tradisi, sekaligus menjadi tuan rumah yang penuh kehangatan dan keramahan.(*)






