PANGKEP—Ratusan calon jamaah haji (CJH) Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) menghadiri kegiatan manasik haji yang digelar di ruang pola kantor Sekretariat Daerah (Setda) Pangkep, Kamis, 24 April 2025. Kegiatan ini menjadi momen penuh makna dalam persiapan ibadah haji, menguatkan semangat kebersamaan di tengah para calon jamaah.
Bupati Pangkep, Muhammad Yusran Lalogau, hadir langsung membuka kegiatan sekaligus meresmikan pelepasan CJH. Dalam sambutannya yang sarat makna, Bupati Yusran mengingatkan pentingnya semangat saling membantu, khususnya dari jamaah yang masih muda kepada yang lebih tua.
“Jangan disia-siakan momen berhaji ini. Semoga perjalanan para jamaah berjalan lancar dan semuanya kembali dalam keadaan sehat walafiat,” pesannya.
Bupati dua periode itu juga menekankan pentingnya menjaga sikap dan kekhusyukan selama menunaikan ibadah di Tanah Suci, mengingat ibadah haji adalah momen spiritual yang langka dalam kehidupan seorang Muslim.
Dalam laporan Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Pangkep, Muhammad Nurhalik, disebutkan bahwa jumlah jamaah haji reguler asal Pangkep tahun ini mencapai 310 orang, terdiri dari 119 laki-laki dan 191 perempuan. Para jamaah berasal dari berbagai kecamatan di Pangkep, termasuk Pangkajene, Minasatene, Bungoro, hingga wilayah kepulauan.
“Jamaah haji tahun ini terbagi dalam tiga kloter. Kloter 16 berangkat pada 10 Mei, kloter 18 pada 12 Mei, dan kloter 26 pada 18 Mei,” jelas Nurhalik.
Berbeda dengan tahun sebelumnya, Kasi Haji dan Umrah Kemenag Pangkep, Samuin, menyampaikan bahwa tidak ada kuota tambahan tahun ini. Namun, prioritas tetap diberikan kepada jamaah lansia beserta pendamping mereka, serta penggabungan mahram.
Kegiatan manasik ini menjadi awal dari perjalanan panjang para CJH menuju Tanah Suci. Harapan besar mengiringi mereka agar dapat melaksanakan ibadah dengan lancar, membawa keberkahan, serta pulang membawa predikat haji mabrur.(*)






