PAREPARE– Konferensi Kota (Konferkot) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Parepare semakin mendekati pelaksanaan, dengan para anggota menyambutnya dengan semangat dan optimisme. Konferkot tidak hanya menjadi ajang pemilihan kepemimpinan baru, tetapi juga momen penting bagi wartawan untuk merumuskan agenda jurnalistik demi menjaga standar profesi yang lebih baik.
Ketua Panitia Konferkot, Awaluddin, menjelaskan bahwa agenda ini direncanakan berlangsung pada 14 Juni 2025. Sebagai bagian dari persiapan, lokasi kegiatan yang rencananya dari Balai Ainun Habibie dipindahkan ke Lagota Cafe.
Bukan hanya itu, kata mantan Manager Sirkulasi Harian PAREPOS itu dalam agenda konferkot sangat diharapkan kehadiran Ketua PWI Sulawesi Selatan dalam acara tersebut.
Hingga saat ini, baru empat calon telah mengambil formulir pendaftaran, yaitu Ade Cahyadi, Abdul Razak, Samiruddin, dan Rahman Halede. Sementara itu, kabarnya ada salah satu calon yang juga akan meramaikan konferkot yakni, Fatahuddin. Namun, baru akan berencana mengambil formulir dan menyerahkan berkasnya langsung pada saat penutupan pendaftaran yang dijadwalkan pada 10 Juni 2025 di Kantor Sekretariat PWI Kota Parepare.
Meski optimisme tinggi, panitia masih menghadapi tantangan pendanaan dalam penyelenggaraan konferensi. “Terkait kesiapan, untuk kepastiannya nanti kita akan pastikan saat penutupan pendaftaran. Saat ini kita masih kekurangan anggaran, tapi tetap optimis bahwa kekurangan ini dapat diatasi,”ujar Awaluddin.
Sebagai langkah antisipasi, jika Konferkot tidak dapat berjalan sesuai agenda, panitia mempertimbangkan opsi mengikuti agenda pelaksanaan Konfercab PWI Pinrang yang dijadwalkan pada 17-18 Juni 2025. “Kalau penganggaran tak mampu diatasi, opsinya akan kita selaraskan dengan agenda Konferkab Pinrang,”jelas Awaluddin.
Terpisah, tokoh pers, H. Mappiar, mengingatkan bahwa esensi Konferkot tidak hanya pada pemilihan kepemimpinan, tetapi juga menjaga etika jurnalistik dalam menjalankan profesi.
“Yang perlu diperhatikan dan ditekankan dalam Konferkot adalah agar tugas jurnalistik tetap berjalan sesuai dengan etika yang ada. Wartawan harus mengedepankan prinsip profesionalisme dan independensi dalam menyampaikan informasi,” tegasnya.
Dengan semangat kebersamaan dan komitmen profesionalisme, Konferkot PWI Parepare diharapkan menjadi wadah konsolidasi yang memperkuat eksistensi organisasi, sekaligus memastikan bahwa wartawan tetap menjalankan tugasnya dengan menjunjung tinggi nilai-nilai jurnalistik.(*)






