MAMUJU– Keselamatan dalam penggunaan LPG kini menjadi perhatian serius Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi. Melalui program bertajuk TEMAN LPG (Tenang dan Aman dengan LPG), perusahaan ini menyapa langsung masyarakat Sulawesi Barat dalam rangkaian sosialisasi keselamatan energi yang digelar sejak awal Juni 2025.
Program ini tidak sekadar menyampaikan teori, tetapi menghadirkan edukasi aplikatif melalui dialog terbuka, simulasi teknis penanganan tabung, dan penyampaian materi interaktif. Sasarannya pun menyeluruh—mulai dari agen, pangkalan LPG, hingga masyarakat umum di berbagai titik wilayah Sulbar.
Menurut Dermawan Tarigan, SBM Sulselbar VIII Gas Pertamina Patra Niaga, program TEMAN LPG merupakan langkah nyata dalam memperluas literasi keselamatan energi, khususnya di tingkat akar rumput.
“Kami ingin membekali mitra distribusi dan masyarakat dengan pengetahuan praktis agar LPG digunakan secara benar dan aman. Ini bukan sekadar program edukasi, tapi bentuk tanggung jawab kami terhadap keselamatan bersama,” ujarnya.
Selain memperkenalkan cara penyimpanan tabung yang aman dan deteksi dini kebocoran, kegiatan ini juga memperkuat sinergi antara perusahaan dan komunitas pengguna energi.
Fahrougi Andriani Sumampouw, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, menegaskan bahwa keselamatan energi bukan hanya tanggung jawab produsen, tetapi juga konsumen.
“Distribusi energi yang aman hanya bisa terwujud jika pengetahuan teknis dan kesadaran publik berjalan seiring. Program ini jadi jembatan membangun sinergi itu,” jelasnya.
Ke depan, Pertamina Patra Niaga berkomitmen melanjutkan sosialisasi ini secara berkelanjutan menjadikannya sebagai fondasi menuju sistem distribusi energi yang tidak hanya selamat, tetapi juga andal dan inklusif bagi seluruh masyarakat Sulbar.(*)






