Pertamina Patra Niaga Sulawesi Perkuat Aspek HSSE di PT Tiran Indonesia Lewat Program TSA

KONAWE UTARA — Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung keselamatan dan efisiensi operasional industri melalui pelaksanaan program Technical & Safety Assistance (TSA) di PT Tiran Indonesia, perusahaan tambang nikel yang beroperasi di Kecamatan Langgikima, Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara.

Program pembinaan teknis dan keselamatan ini diikuti oleh 17 peserta dari PT Tiran Indonesia dan berlangsung langsung di site operasional perusahaan. Tim Pertamina Patra Niaga Sulawesi, yang terdiri dari Assistant Manager Marketing Support, Basuki, serta Sales Branch Manager Industri Sulawesi Tenggara, Sonny Zaenal, hadir memberikan pendampingan intensif.

Bacaan Lainnya

Sebagai perusahaan yang bergerak di sektor pertambangan bijih nikel, PT Tiran Indonesia menempatkan aspek HSSE (Health, Safety, Security, and Environment) sebagai prioritas utama dalam setiap lini operasionalnya. Melalui TSA, Pertamina Patra Niaga memberikan pembinaan berkelanjutan terkait pengelolaan, penyimpanan, dan pendistribusian BBM agar sesuai dengan standar HSSE yang berlaku.

“Program ini sangat penting untuk meningkatkan pemahaman operator dan petugas logistik terhadap product knowledge serta penanganan BBM yang aman dan efisien,” ujar Sonny Zaenal. “Pertamina tidak hanya menyediakan energi, tetapi juga memastikan pengelolaannya dilakukan secara profesional dan berkelanjutan.”

CEO PT Tiran Indonesia, Rahman Arif, SE. Akt, MM, menyambut baik inisiatif ini. Ia menegaskan bahwa keselamatan adalah fondasi utama dalam operasional perusahaan. “Kami sangat mengapresiasi program TSA dari Pertamina. Pendampingan teknis dan penguatan aspek HSSE ini akan memperkuat standar operasional kami dan mendukung efisiensi kerja di lapangan,” ungkapnya.

Area Manager Communication, Relation, dan CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, T. Muhammad Rum, menambahkan bahwa TSA juga berkontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), poin 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur), serta poin 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab).

“Melalui TSA, kami ingin mendorong terciptanya ekosistem industri yang lebih aman, berkelanjutan, dan memberikan nilai tambah bagi perekonomian daerah,” ujar Rum.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi antara Pertamina dan mitra industri dalam membangun operasional yang tidak hanya produktif, tetapi juga berorientasi pada keselamatan dan keberlanjutan.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai layanan dan produk Pertamina, masyarakat dapat mengakses situs resmi mypertamina.id, mengikuti media sosial @pertaminasulawesi dan @mypertamina, atau menghubungi Pertamina Call Center di 135.(*)

Pos terkait