PAREPARE— Kebakaran hebat melanda kawasan padat penduduk di Jalan Manara, Kelurahan Watang Soreang, Kecamatan Soreang, Kota Parepare, Selasa dini hari. Api yang mulai berkobar sekitar pukul 02.00 Wita melahap lima rumah warga dan menelan dua korban jiwa, seorang kakek dan cucunya yang ditemukan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Dalam upaya pemadaman, tim pemadam kebakaran sempat mengalami kendala suplai air. Di tengah situasi genting tersebut, mobil layanan tangki milik Perusahaan Air Minum (PAM) Tirta Karajae diturunkan untuk mempercepat aliran air ke titik api. Berkat kolaborasi lintas instansi, api berhasil dikendalikan sekitar pukul 03.00 Wita.
Direktur PAM Tirta Karajae, Firdaus Djollong, menyatakan bahwa kehadiran mobil tangki merupakan bentuk komitmen perusahaan daerah dalam merespons situasi darurat secara cepat dan tanggap.
“Kami tidak hanya hadir dalam penyediaan air bersih sehari-hari, tapi juga siap dikerahkan kapan pun saat musibah, termasuk bencana kebakaran,” ujar Firdaus.
Ia menambahkan bahwa PAM Tirta Karajae akan terus memperkuat sinergi dengan instansi terkait demi memastikan layanan air dapat mendukung keselamatan warga, terutama dalam kondisi krisis.
Peristiwa ini menyisakan duka mendalam bagi warga sekitar. Pemerintah Kota Parepare bersama aparat terkait tengah melakukan pendataan kerugian dan menyiapkan bantuan bagi para korban terdampak.(*)






